SPI PASBAR DESAK PEMERINTAH SELESAIKAN SENGKETA AGRARIA DI PASAMAN BARAT

PASAMAN BARAT. Dewan Pengurus Cabang Serikat Petani Indonesia (DPC – SPI) Kabupaten Pasaman Barat gelar aksi demo damai di kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN)dan kantor Bupati Pasaman Barat,Senin (25/9).

Aksi ini merujuk pada Keppres No 169 tahun 1963 tentang hari tani serta memperingati hari lahir Undang – Undang Pokok Agraria (UUPA) No 5 tahun 1960 pada tanggal 24 September 1960 meletakan dasar – dasar bagi penyelenggara land reform yang akan mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia.

“Tema aksi demo damai Indonesia Darurat Agraria, menyatukan gerakan petani dengan pemuda guna mewujudkan reforma agraria sejati untuk kedaulatan pangan”, Ujar Ketua DPC SPI Pasaman Barat Januardi pada awak media.

Ia mengatakan, tuntutan DPC SPI Pasaman Barat yakni  meminta Pemerintahan Presiden Jokowi – Jusuf Kalla sesuai dengan Nawacita pada butir kelima menyatakan, bahwa peningkatan kesejahteraan masyarakat adalah dengan program kerja dan Indonesia Sejahtera dengan mendorong land reform dan program kepemilikan tanah seluas 9 juta Hektar.

“Misi ini dijabarkan secara implementatif dalam rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015 – 2019 yang menegaskan untuk pendistribusian aset terhadap petani melalui distribusi hak atas tanah petani melalui land reform dan program kepemilikan lahan bagi petani dan buruh petani menyerahkan lahan sebesar 9 juta hektar pada petani”,Ujarnya.

Dikatakan, sesuai data Dewan Pimpinan Cabang Serikat Petani Indonesia (SPI) Pasaman Barat di Kabupaten Pasaman Barat Konflik agraria antara petani yang menjadi anggota SPI  dengan Perusahaan mencapai 16.098 Ha dengan 3.534 KK didalamnya yang sampai saat ini belum terselesaikan.

Sementara itu, Alih fungsi lahan yang terjadi bukan hanya menyebabkan terjadinya sengketa agraria, tetapi juga telah menyebabkan berkurangnya jumlah lahan – lahan produktif petani yang sudah di konversi menjadi perkebunan kelapa sawit.

SPI Cabang Pasaman Barat mendesak dan menuntut Pemerintah Daerah Pasaman Barat untuk segera menyelesaikan sengketa agraria yang terjadi di Pasaman Barat, Penyelesaian sengketa dan konflik agraria ini sudah sangat mendesak dilakukan di Pasbar. dari data yang dimiliki oleh SPI Pasaman Barat seluas 16.098 Ha lahan perkebunan bersengketa dengan 3.534 KK anggota SPI. belum lagi sengketa lahan petani dengan perusahaan perkebunan kelapa sawit lainya yang ada di Pasaman Barat.

(Af pm)

No Response

Leave a reply "SPI PASBAR DESAK PEMERINTAH SELESAIKAN SENGKETA AGRARIA DI PASAMAN BARAT"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.