by

EKSES DEMO PNS RSUD LANGSA DIREKTUR PUTUSKAN KONTRAK TIGA DOKTER IGD

hum

LANGSA ACEH,  detikperiswa.com--Ekses demo PNS  Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Langsa ke Pemko dan DPRK Langsa, sekitar 80 orang  masih berbuntut panjang, setelah dimutasi 15 tenaga medis ke luar rumah sakit.

Lalu terjadi mutasi di dalam sekitar 16 orang,  tidak mendapatkan jabatan lalu 1 Januari 2017 lalu,  direktur RSUD langsa Syarbaini putuskan kontrak 3 dokter yang bertugas di Intalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit Pemko langsa.

Ruang IGD RSUD Langsa ada 7 dokter kontrak, namun 3 dokter tidak diperpanjang kontrak disebut-sebut ikut orasi bersama temannya ke DPRK dan Pemko Langsa yang menunt kepada pihak Plt Walikota Langsa Kamaruddin untuk segera copot Direktur RSUD Langsa Syarbaini yang sangat arogan sama bawahannya.

Sejumlah sumber kepada wartawan detikperistiwa.com di RSUD langsa Selasa (3/1) menyebutkan adanya 3  dokter yang diputuskan kontraknya akibat ikut demo waktu itu, sehingga ketiganya dirumahkan Direktur Syarbaini dan menyiapkan pengganti lainnya yang ada hubungan dekat dengan kekuarganya,” ujar sebuah sumber resmi di RSUD Langsa

.
“Ketiga pengganti jauh hari sudah dipersiapkan  pihak direktur jadi yang sudah ada kontak di sini diputuskan kontraknya,”  sebut sumber lagi.

“PNS di RSUD langsa sangat ketakutan atas tindakan direkturnya tidak aman lagi PNS di sini sejak dilantiknya Syarbaini sebagai Direktur,” ungkap  sumber tersebut

“Kita sudah lama tau kalau ketiga dokter kontrak ini akan diputuskan kontraknya,  akhir tahun ini karena mereka disebut-sebut  demo mintak agar Syarbaini dicopot terjadi, pihak pemko baik Plt Walikota Langsa dan Sekdakot Langsa Syahrul Thaib mempertahankankannya. Kalau terus dipertahankankan Syarbaini di RSUD langsa lihat saja nanti RSUD Langsa ini hancur ,” urai  salah seorang tenaga medis kepada wartawan detikpeirsitwa.com.
Banyak hal yang harus di kertahui  pihak pejabat Pemko Langsa ekses demo itu banyak pihak menjadi korban dan nanti imbasnya kepada masyarakat kota langsa yang akan menerimanya pada saat berobat ke rumah sakit pemko langsa.”Ekses demo yang lalu mutasinya 15 PNS yang siap pakai dan sudah disekolahkan Pemko untuk kebutuhan rumah sakit dan ini sangat berpengaruh sekali di rumah sakit saat ini,” paparnya.

Yang anehnya lagi diputuskan kontrak 3 dokter di IGD agar bisa dimasukkan orang dekatnya di RSUD itu minggu ini, siapa lagi yang akan dihancurkan direktur yang gila jabatan tanya seorang paramedis di rumah sakit itu. “Sangat aneh sekali kerjaannya direktur sibuk dengan mutasi, sehingga yang lain tidak sempat diurutkannya.

Sementara Humas RSUD langsa Helmiza kepada wartawan detikperisriwa.com di ruang IGD mengakui ada diputuskan kontrak tiga dokter di IGD setelah berbagai pertimbangan pimpinannya.

“Sudah ada pengganti juga disiapkan pimpinan, saya juga tidak tau siapa namanya dan dari mana,” ujar Helmiza.
Menurut Helmiza awalnya tidak ada yang diputuskan kontrak dokter di IGD mungkin pertimbangannya harus diputuskan kontrak “ Saya juga tidak tau persis yang pasti 3 dokter dirumahkan,” ujar Helmi lagi.

Ketika ditanyak ketiga nama pengganti dokter di IGD apakah orang dekat Syarbaini, Helmiza juga tidak menjawab banyak dan tidak mengetahuinya ketiga dokter pengganti. “Yang pasti ada dokter pengganti sertelah tiga dokter kontrak itu diberhentikan,” sebut Helmiza.
Sementara itu Wakil Direktur (Wadir) Bidang Pelayanan Medis RSUD Langsa Samsul kepada wartawan detikperistiwa.com mengatakan tidak tau kalau direktur ada Memutasikan kontrak 3 dokter di igd RSUD langsa.

“Direkturnya tidak pernah lapor kalau dokter kontrak 3 orang yang sebut-sebut ikut demo itu diputuskan kontraknya,” ujar samsul.

“Tapi sabar dulu saya tanyak Sama kepala IDG dulu apa benar ada dokter yang kontraknya diputuskan gara-gara demo bulan lalu,” cetusnya

Tidak lama Wadir Bidang Pelayanan kembali menghubungi warawan detikperistiwa.com setelah pihaknya menghubungi kepala IGD Dr Muharrozie baru mengetahuinya memang ada 3  dokter diputuskan kontrak di antaranya Nanda Soraya,  Riski Cut Takasyima dan Liza Febriana.

Samsul sangat menyayangkan juga diputuskannya 3 dokter tanpa dimusyawarahkan terlebih dahulu dengan pihak nya. “Saya betul betul tidak tau adanya pimpinan putuskan kontrak terhadap tiga dokter yang selama Ini di bawah kerjanya,” ujar samsul menutup keterangannya. (Amt).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed