Ketua Dewan Kopi Jawa Timur: Kopi Asal Vietnam Masuk ke Indonesia

Surabaya- Bank Indonesia (BI) Kantor Wilayah Surabaya bekerjasama dengan Pemprov Jatim dan Dewan Kopi menggelar kegiatan ‘Ngopi Bareng Rek’ di De Javasche Bank Museum BI Jl Garuda No1-3 Surabaya, Senin (11/3/2019).

Ketua Dewan Kopi Jawa Timur Dr KH Muhammad Zakki mengatakankan, tahun 2030 Indonesia diprediksi menjadi importir Kopi.

“Kopi asal Vietnam masuk ke Indonesia . Ini sangat miris sekali, karena diperkirakan 2030 Indonesia akan jadi importir kopi,” katanya.

“Untuk mengatasi hal tersebut bagaimana caranya agar petani tidak hanya menanam secara konvensional, akan tetapi petani kopi tidak sekadar tanam, namun bisa menjadi industri petani kopi,” ungkap Zakki panggilan akrab Ketua Kopi Jatim ini di sela acara Ngopi Bareng Rek peringatan Hari Kopi Nasional 2019 di Museum BI De Javasche Bank Surabaya.

Dalam setahun konsumsi kopi di Jawa Timur diperkirakan sebanyak 1 juta ton lebih. Jumlah lahan 30 ribu juta hektare dengan produksi kopi yang dihasilkan sekitar 750 kilogram dari 1,5 sampai 2 ton per hektare. Jumlah produksi tersebut secara konvensional bisa meningkat sampai 70 persen permintaan kopi di Jawa Timur bisa terpenuhi, tambahnya.

Zakki berharap, untuk mengatasi kendala kopi tergantung pada kesadaran petani, bahwa bertani bisa diberdayakan lebih baik. “Cara memetik kopi tidak hanya Green Bean, tetapi dengan cara Red Bean dengan hasil harganya lebih bagus,” tutupnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BI Kantor Perwakilan Jawa Timur Difi Ahmad Johansyah mengatakan, tantangan yang dihadapi industri kopi di Jawa Timur salah satunya yaitu kondisi perkebunan kopi berusia tua.

“Tinggal sekarang bagaimana perkebunan kopi diremajakan dan diperluas, sehingga kebutuhan kopi bisa dipenuhi. jangan sampai kita mengekspor kopi, sebagai produsen kopi dengan kualitas bagus itu tidak baik,” kata Difi di Museum BI Surabaya.

BI Jawa Timur lanjutnya, terus menggandeng sejumlah pihak untuk mengembangkan kopi. Kopi sebagai komoditas unggulan di Jatim belum memenuhi permintaan. Perlu ada perbaikan dan penyeragaman kualitas untuk dapat memenuhi pasar.

“Kami akan ikut serta dalam membantu untuk menyambungkan UMKM dengan market place online. Tahun ini kita titik beratkan untuk kopi dan mengkoneksikan antara UMKM dengan bisnis digital,” tuturnya

” Agar nantinya kebutuhan kopi di dalam negeri bisa dipenuhi, dan jangan sampai nanti kita malah impor kopi, padahal kita produsen kopi yang kualitasnya cukup bagus,” ungkap Difi.

Difi menjelaskan, tujuan Bank Indonesia (BI) adalah bekerja sama dengan dewan kopi agar bisa membuat perkembangan kopi yang berkesinambungan untuk kedepan, tutupnya.

(pr/ir/FNN )

No Response

Leave a reply "Ketua Dewan Kopi Jawa Timur: Kopi Asal Vietnam Masuk ke Indonesia"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.