by

MILYARAN ANGGARAN OLAH RAGA, TAPI ORANG TUA ATLET KECEWA BERAT

hasil-prestasi-rajab-harahap

PALUTA.detikperistiwa.com Prestasi para Atlet Kab Padang Lawas Utara mulai tingkat Kabupaten hingga Propinsi bahkan tingkat Nasional menjadi icon keberhasilan Kab Padang Lawas Utara.dalam bidang olah raga.

Keberhasilan itu di pajangkan berupa baleo raksasa di Pusat Kota Gunung Tua,dengan gambar keberhasilan beberapa Atlet Kab Padang Lawas Utara selain di Sumatera Utara juga telah mengikuti PON Jawa Barat dan Pekan Olahraga dan Seni Pondok Pesantren tingkat Nasional (Pospenas)  Banten.

Ternyata keberhasilan itu sangat mengecewakan bagi Orang Tua para Atlet, karena hadiah yang diperoleh hanya berupa Tropi dan Medali tak ada harganya , selalu diiming iming hadiah uang Pospenas Banten yaitu Rahmad Rajab Harahap berhasil mendapat Tropi dan Medali.

“Untuk apalah hadiah ini,medali pun tak ada harganya,sedangkan tropi inipun paling ratusan ribu harganya.”,ujar orang tua Rajab di kediamannya “Simpang Hajoran” dengan nada kecewa.

Ceritakan lagi,bahwa penyerahan hadiah berupa uang untuk atlet yang berprestasi mulai dari Pospenas Madina ,Pospenas Sumut hingga Pospenas Banten akan diserahkan dalam penutupan Porkab Kab Padang Lawas Utara tanggal 28/12/2016 yang lalu, sudah hampir seminggu Porkab ditutup itupun tak ada,yang ada bagi yang berprestasi hanya mendapat boneka.

Yang menyentuh kelubuk hati,Terdengarlah ketelinga,saat Rajab berjanji kepada adeknya kalau dapat hadiah nanti akan jalan-jalan kemedan dengan adek-adeknya,

“Doain abang ya dek semoga berhasil lagi mengikuti lombah lempar lembing dalam Porkab Padang Lawas Utara, dalam penutupan nanti akan diberikan uang bagi atlet yang berperstasi yang mengikuti dalam Pospenas Madina,Pospenas Sumut dan Pospenas Banten”. Ujar Ibu Rajab meniru ucapan anaknya saat itu kepada adek-adeknya.

Nyatanya, Rajab mengikuti Lempar Lembing dapat juara dua, saat penutupan Porkab Padang Lawas Utara hanya mendapat piala boneka  sedangkan yang dijanjikanpihak Dinas Pemuda Olah Raga Kebudayaan dan  Pariwisata hanya iming-iming saja.Ungkapnya..

Harapannya,pihak terkait jangan terlalu banyak member kata manis,sedangkan kenyataannya tidak ada,juga jangan menguntungkan sepihak,dengan kata lain,Pemerintahan Kab Padang Lawas Utara dapat maju dalam bidang olah raga,seharusnya yang membawa nama Padang Lawas Utara tidak dirugikan/setidaknya banyak sikitnya karya dan bakat seseorang itu diargai.

Persi pengamatan Hendra Ibrahim Siregar, perjalanan Rajab dalam olah raga jika mengamati medali yang diraih sepantasannya telah mendapat uang pembinaan sebab telah turut membawa nama harum Kab Padang Lawas Utara. Padahal, dana untuk olah raga diplot dari APBD milyaran pertahun,

Terlepas itu, sambung Hendra, untuk dana Porkab Padang Lawas Utara yang dibuka tanggal 21 ditutup tanggal 28 yang lalu kabarnya  sebesar 1,5 Milyar.

Senada juga dengan uraian diatas,bahwa banyak atlet yang kecewa selama mengikuti Porkab Padang Lawas Utara yang perdana itu.

Peserta tidak sedikit terpaksa tidur berbantalkan tangan dan beralas tikar dan tanpa penerang beberapa ruangan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) di Desa Sigama Kec Padang Bolak.

Bukan para Atlet yang kecewa, juga para Camat turut mengeluh karena terutang jadinya sebab biaya peserta setiap kecamatan di bebankan kepada Camat masing-masing,sedangkan hadiah rata rata dari perusahaan Kebun yang ada di wilayah Kab Padang Lawas Utara.sehingga timbul pertanyaan besar,bagi Hendra. Kemana kah dana Porkab Padang Lawas Utara.??? ( Mauliddar S).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed