by

WARGA SIMARANCAR BANGUN AKSES JALAN PERTANIAN

Terlihat hasil pengerjaan perkerasan telford atau akses jalan ke lahan pertanian warga masyarakat di Desa Simarancar Kecamatan Sosa Kabupaten Palas yang bersumber dari Dana Desa tahun anggaran 2016
Terlihat hasil pengerjaan perkerasan telford atau akses jalan ke lahan pertanian warga masyarakat di Desa Simarancar Kecamatan Sosa Kabupaten Palas yang bersumber dari Dana Desa tahun anggaran 2016

PALAS detikperistiwa.com–Bertujuan untuk memudahkan menuju ke lahan pertanian bagi 92 kepala keluarga atau sekitar 367 jiwa warga masyarakat yang bermukim di Desa Simarancar Kecamatan Sosa, Kabupaten Padang Lawas (Palas), warga setempat bermufakat menggunakan dana desa tahun 2016, untuk membangun sarana prasaran infrastruktur akses pertanian.

Melalui anggaran dana Desa ditambah alokasi dana desa (ADD) tahun 2016 senilai Rp. 728 juta, warga masyarakat yang berdomisili di desa seluas sekitar 30-hektare dengan yang mayoritas warganya sebagai petani ini, warga melakukan pengerjaan utama berupa perkerasan telford atau akses jalan pertanian berukuran 380 x 3 x 0,2 meter.

“Pengerjaan perkerasan telford ini, bertujuan untuk memudahkan warga masyarakat kami untuk mengangkut hasil bumi dari lahan pertanian, seperti kelapa sawit, palawija dan hasil bumi lainnya. Soalnya, selama ini akses jalannya sangat buruk, sehingga sulit dilalui warga kita,” sebut Kepala Desa Simarancar, Aris Muda Siregar, kepada wartawan, Senin (9/1).

“Dengan dibangunnya pengerasan jalan telford ini, masyarakat kita tidak lagi melangsir hasil buminya dari lahan pertaniannya menuju ke jalan utama desa, karena sekarang ini mobil bisa langsung masuk ke lahan perkebunan miliki masyarakat,” jelasnya.

tani-2

Otomatis dengan masyarakat tidak lagi melangsir hasil panennya, terangnya, tentu masyarakat tidak lagi dikenai biaya melangsir. Dengan demikian cost untuk upah melangsir hasil panen, tidak lagi keluar. “Secara ekonomi, ini tentu sangat membantu masyarakat kita,” pungkasnya.

Selain itu, lanjut Aris, lewat program dana desa tersebut, warga juga membuat pembangunan 1 unit plat decker berukuran 130m ×2m×50 cm, di lokasi akses utama jalan menuju desa dan dek pengaman sungai di hibir aliran Sungai Sosa.

“Ada juga kita buat 3 unit plat decker dekat lokasi pemukiman warga, yang ukurannya berbeda disesuaikan dengan kondisinya, dan pembuatan halan rabat beton ukuran 235 m × 3 m × 15 cm. Kemudian pembangunan dranase dengan panjang 80 meter “, paparnya.

Untuk dana ADD, tambahnya, dialokasikan pada pengadaan 1 unit tratak, 50 unit kursi plastik, pengadaan ATK, pengadaan 1 set komputer dan printer, pengadaan alat perlengkapan PKK, pakaian seragam PKK, pemberdayaan masyarakat dan siltab.

Sementara Amas, satu warga desa setempat mengatakan, sepengetahuannya, hasil pembangunan di Desa Simarancar yang berdumber dari dana desa tahun 2016 ini, memang pembangunan sarana prasarana desa sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

“Saya juga mengetahui, dalam menentukan rencana pembangunan desa yang akan dikerjakan dengan sumber anggaran menggunakan dana desa, kami dari pihak masyarakat diikutsertakan dalam musyawarah desa,” ucapnya. (Maulana Syafii)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed