by

KEBERADAAN PAKTER DI PALUTA SUDAH MERESAHKAN MASYARAKAT

bargot

PALUTA detikperistiwa.com–Sebuah akun facebook Porkis Paluta, memparkan terkait kondisi masyarakat di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), diresahkan akibat keberadaan pakter yang sudah menjamur.

Menurut akun tersebut, seharusnya Bargot ( Aren) bisa dijadikan sebagai Sumber  Daya Alam (SDA)  yang dapat menjadi penghasilan bagi Masyarakat Kabupaten Padang Lawas Utara  (Paluta) dengan bantuan pemerintah daerah

Air bargot seyogyanya di Kabupaten Paluta  dikelola dengan baik, kemudian menutup semua pakter-pakter  cuka (Air nira yang sudah diolah red-)  yang menjamur dan tumbuh subur di tengah-tengah  masyarakat

Karena pohon bargot tersebut bisa menghasilkan banyak kegunaan untuk masyarakat bukan menjadikannya sebgai cuka yang dapat memabukkan dan meresahkan masyarakat banyak khususnya tobang-tobang (orang tua red-).

Maka dari itu tutup semua pakter-pakter cuka yang ada di Kabupaten Paluta,  khususnya Aek Sigama sekitarnya,  karena didunga banyak orang yang menyalahgunakan cuka tersebut, sehingga banyak anak-anak  juga ikut-ikutan mabuk, hal ini dapat merusak karir anak bangsa khususnya yang ada di Paluta

Kemudian, tidak itu saja, Warga Kecamatan Dolok mengaku namanya Ali (32) di daerahnya juga kini menjamur pakter-pakter tersebut. Dirinya meminta pihak Pemkab Paluta supaya turun tangan untuk menertibkannya.

“ Ini anak-anak juga ikut-ikutan mabuk, sebenarnya ari nira bisa diolah jadi gula aren, harganya mahal lagi dan bisa meningkatkan ekonomi masyarakat, ini pemerintah seperti membiarkannya saja, apakah mereka senang kalau masyarakat Paluta ini jadi pembuk semua,” cetus Ali  kepada detikperistiwa.com dengan nada kesal,  Senin (9/1)      (facebook porkispaluta/ Mauliddar Siregar)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed