by

POKTAN MARTONDI HURAGI TERIMA BANTUAN 25 EKOR SAPI

sapim

PALAS detikperistiwa.comBertujuan untuk meningkatkan pendapatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat petani di Desa Pagaran Dolok Kecamatan Hutaraja Tinggi (Huragi), Kabupaten Padang Lawas (Palas). Sebanyak 33 orang warga masyarakat setempat, membentuk kelompok tani (Poktan) peternak sapi Martondi, untuk mengembangkan usaha peternakan sapi.

Lewat program pengadaan sapi lokal yang bersumber dari dana APBN tahun 2016, sebanyak 25 ekor sapi jenis Brahman Cross telah disalurkan oleh Pemerintah Kabupaten Palas (Pemkab Palas) melalui Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Palas kepada para anggota Poktan Martondi Desa Pagaran Dolok. Kini, sebanyak 25 ekor sapi tersebut, dikelola secara kelompok.

Ketua Poktan Martondi, Darwis Lapangan Nasution kepada wartawan, Selasa (10/1) menyebutkan, selain bantuan 25 ekor sapi brahman cross, pihaknya juga menerima bantuan pakan ternak sapi sebanyak 5 ton, bahan pembuatan kandang sapi, dan mesin pembuatan pakan jenis shereder, serta bantuan pembinaan, vitamin dan obat-obatan.

“25 ekor sapi ini, kami terima dari Dinas Peternakan Kabupaten Palas, pada Hari Rabu (14 desember 2016) yang lalu. Kondisi sapi kami terima dalam keadaan sehat dan baik. Untuk kegiatan angon sapi (menggembalakan sapi-red), saat ini masih dikerjakan oleh pengurus poktan dan pemuda desa,” ujarnya.

Sedangkan lokasi angon sapi, lanjutnya, dibawah pohon-pohon sawit milik warga desa. “Jadi, ada hubungan timbal balik antara ternak sapi dengan kebun sawit milik masyarakat desa. Kebun sawit masyarakat tidak semak, karena rumputnya dimakan sapi, kemudian kotoran sapinya menjadi pupuk alami atau pupuk kandang bagi pohon sawit,” ujarnya.

Memang, usaha peternakan sapi yang dikelola oleh poktan ini belum sempat sebulan lamanya. Tapi, poktan ini optimis dengan sistem pengelolaan yang baik dan terus mendapatkan pembinaan dari pihak-pihak terkait, usaha peternakan sapi lokal ini mampu menjawab kebutuhan daging di masyarakat setempat dan tentunya bisa meningkatkan pendapatan ekonomi warganya.

Sementara itu, Kepala Desa Pagaran Dolok, Ahmad Tajudin Nasution mengatakan, saat ini sistem penjagaan di lokasi kandang peternakan sapi dilakukan secara bergilir dari 33 orang anggota poktan setempat, yang dibagi sebanyak 5 orang setiap malamnya, mulai pukul 21.00 wib sampai pukul 07.00 wib pagi.

“Adanya kegiatan usaha ternak sapi dimasyarakat kami saat ini,  menciptakan peluang kegiatan bagi warga masyarakat dan pemuda di desa ini, setidaknya pemuda desa bisa ikut angon sapi di siang hari. Dengan adanya kegiatan seperti ini, pemuda kita bisa terhindar dari penyalah gunaan narkoba,” ucapnya.

“Tentu saja, tujuan utama dari kegiatan usaha ternak sapi ini, adalah peningkatan pendapatan ekonomi dan kesejahteraan warga masyarakat desa. Karena, sedikitnya dalam setahun sapi akan beranak satu kali. Ke-25 ekor sapi ini, semuanya berkelamin bertina, yang proses pembiakannya dilakukan dengan cara inseminasi buatan (IB). Saat inj ada 3 ekor sapi yang sudah bunting,” pungkasnya. (.Maulana Syafii)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed