by

PEMKAB MUSI RAWAS MENANGKAN GUGATAN TANAH DI DESA PEDANG

MUSI RAWAS-Pengadilan Negeri Lubuklinggau c.q. Majelis Hakim Perdata Perkara No.32/Pdt.G/2018/PN.Llg, Kamis (11/4/2019) membacakan putusan antara Penggugat Ahli Waris Almarhum Sutikno Lawan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas sebagai Tergugat 1 dan Kantor Pertanahan dan Tata Ruang /ATR – BPN Kabupaten Musi Rawas sebagai Tergugat 2 dalam perkara gugatan kepemilikan Tanah Seluas 4.685,5 m2, merupakan sebagian milik Pemerintah Kabupaten Musi Rawas, diklaim warga yang bernama Almarhum Sutikno dan dilanjutkan gugatannya oleh ahli waris
Almarhum.

Dalam hal ini Grees Selly, SH, MH ,Pengacara Pemkab Rusi Rawas menjelaskan, Kamis (11/4/2019) karena tanah tersebut terjadi perobahan lokasi pembangunan gardu induk PLN.

“Maka tanah tersebut tidak jadi dibangun, tetapi tetap dimiliki oleh Pemkab Musi Rawas dengan bukti sertifikat No. 02 Kupang Tahun 1992,” katanya.

Lanjutnya, karena sebelumnya Pemerintah Kabupaten Musi Rawas menguasai dan memiliki tanah tersebut sejak tahun 1987 dangen Sertifikat Hak Pakai diterbitkan oleh BPN kabupaten musi Rawas pada tahun 1992.

Penggugat yang mengklaim bahwa ia juga pemilik tanah di atas tanah milik Pemkab Musi Rawas, telah diputuskan oleh Majelis Hakim dengan putusan sebagai berikut :

  1. Menyatakan menerima Eksepsi Tergugat 1 Bupati Musi Rawas, sebagian
  2. Menyatakan gugatan Penggugat Tidak Dapat Diterima (Niet on Vankelijk Verklard / NO)
  3. Menghukum Penggugat membayar biaya perkata 2.700.000

Untuk diketahui, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas memiliki lahan seluas 8.625 M2 yang terletak di Desa Pedang Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatera Selatan, berbatasan dengan tapal batas Kota Lubuklinggau.

Tanah tersebut pada mulanya diperuntukkan pembangunan gardu PLN dan diperoleh dengan cara pengadaan lahan pada tahun 1987 lalu

“Sebab Pemkab Musi Rawas memberikan ganti kerugian atas pelepasan hak atas tanah milik Rapali, adapun luas tanah yang diganti rugi adalah kurang lebih 8.625 M2,” pungkasnya.

(Andika Saputra)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed