KAKEK BAU TANAH SODOMI 6 BOCAH,  MASUK BUI POLSEK MEDAN LABUHAN

LABUHAN – Sat Reskrim Polsek Medan Labuhan kembali mengamankan seorang tersangka Fedofelia, Senin (15/4/2019) pukul 14.00 WIB.

Tersangka Fedofilia yang berhasil diaman bernama, Syafrudin (61), Warga Jalan Pringgan Lorong Rajawali Lingkungan VIII Kelurahan Paya Pasir, Medan Marelan.

Terungkapnya kasus sodomi yang di lakukan oleh tersangka berawal atas laporan korban, A S (15) Warga Gang Pringgan Lorong Rajawali Lkng VIII kel Paya Pasir, Medan Marelan, Kemapolsek Medan Labuhan.

Sebab pelajar kelas IX SMP Itu mengaku telah di sodomi oleh tersangka di kawasan Lingk VII situs Kota Cina, Kelurahan Paya Pasir, Medan Marelan, Pada 7 April 2019 sekitar pukul 08.00 Wib.

Dalam laporannya di Mapolsek Medan Labuhan yang tertera dengan Nomor LP /226/IV/2019/SU/PEL.BEL / Sek Medan Labuhan, Tanggal 10 April 2019. Korban mengatakan kalau dirinya baru satu kali di sodomi oleh tersangka.

Sebab sebelum kejadian, tersangka memanggil korban yang baru saja pulang sekolah. Dengan di iming -iming uang sebesar Rp 20.000, lalu korban diajak oleh tersangka untuk pergi kelokasi situs Kota Cina, Medan Marelan.

Sesampainya dilokasi tersebut, korban di paksa oleh tersangka untuk membuka baju serta celana korban, terus tersangka langsung melakukan aksi becatnya.

Puas melakukan aksi becatnya, pelaku langsung disuruh pulang serta di ancam untuk tidak menceritakan petistiwa sodomi tersebut.

Bukan hanya satu anak saja yang menjadi korban keganasan dari kakek lima cucu itu. Ada lima orang anak lagi yang telah menjadi korban sodomi yaitu, R R Alias R (8) Warga Kota Cina Lingk IX Kel Paya Pasir, Medan Marelan. Sebab pelajar kelas Dua SD sudah lima kali disodomi oleh tersangka.

Sedangkan M F Razi alias A (15) warga Kota Cina Lingk VII Kel Paya Pasir, Medan Marelan serta R P (14) dan M R Lubis ( 13) Warga Jalan Pringgan Lorong Rajawali Kel Paya Pasir,nMedan Marelan. Sudah tiga kali disodomi tersangka.

Begitu juga dengan I alias D (13) Warga kota Cina Lingk IX kel Paya Pasir, Medan Marelan. Karena pelajar kelas VII itu sudah dua kali disodomi oleh tersangka.

Sementara itu, saat diminta keterangan, kakek yang mengaku memiliki cucu lima orang itu mengaku kalau dirinya sudah melakukan pencabulan sudah enam bulan yang lalu.

“Awalnya aku bermain bencong di belawan. Dari situla aku tega untuk menyodomi anak-anak. Dimana usai melakukan sodomi aku memberi anak-anak tersebut uang jajan sebesar 20 ribu,” ucapnya singkat.

Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Rosyid Hartanto didampingi Waka Polsek AKP Ponijo dan Kanit Reskrim Iptu Bonar H Pohan mengatakan kalau pelaku diamankan dari rumahnya.

“Kita mengamankan pelaku dari rumahnya. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku akan di jerat dengan pasal 76-E Jo 82 Ayat (1) UU No. 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU No. 23 Tahun 2002 Tentang perlindungan Anak, dengan ancaman 15 tahun penjara,” ucap Rosyid.

(Nur)

No Response

Leave a reply "KAKEK BAU TANAH SODOMI 6 BOCAH,  MASUK BUI POLSEK MEDAN LABUHAN"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.