by

KASUS DUGAAN PENIAYAAN OKNUM KADES DI KEPENUHAN TERKESAN MOLOR

amir

ROKAN HULU ,detikperistiwa.com-Korban dugaan penganyiaan oknum Kepala Desa (Kades) Kepenuhan Timur, Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), AZ  terhadap warganya Ameruddin R, dinilai terkesan molor.

Kasus tersebut sesuai dengan  Surat Tanda Penerima Laporan (STPL) nomor STPL /96/XII/2016/Sektor Kepenuhan, Jumat, 30 Desember 2016 lalu

Korban mengaku baru Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Kanit Reskrim Polsek Kepenuhan Kamis, (12/1) sekitar 11.00 wib hingga pukul  15.00 wib.

“Memang saya dan saksi sudah ada surat panggilan dari Polsek Kepenuhan, untuk diminta keterangan.  Surat panggilan beberapa hari sebelumnya kami terima. Anehnya  setelah saya  di tanya-tanya tentang kronoligis kejadian dugaan penganiayaan dan pengancaman itu, tidak langsung saya tanda tangani BAP nya,” ungkap Ameruddin

“Kanit Polsek yang BAP saya itu, menyampaikan Jumat, (13/1) ditanda tangani, namun sampai kini juga belum ada saya dihubungi,” bebernya

“Saya bingung, ada apa sebenarnya, laporan yang saya sampaikan itu, tidak saya karang-karang atau rekayasa, saya sampaikan apa yang saya alami saat kejadian itu,” ungkapnya

“Awak ini kan petani yang harus kerja menafkahi istri dan anak-anak kami, kalau terus begini. Tapi polisi itu kan pengayom, pelayan dan pelindung masyarakat, mengapa harus laporan masyarakat miskin seperti saya ini dilama-lamakan,” tukasnya.

Saat hal ini dikonfirmasi Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto, melalui Kapolsek Kepenuhan AKP Fatman, Jumat, (13/1) melalui  Hand Phonenya mengatakan, mungkin BAPnya belum selesai.

“Kalau hari ini kata Kanit untuk tanda tangan. Mungkin belum lengkap peneriksaan, biasa itu, kuncinya itu kan keterangan saksi,” pungkasnya

Untuk diketahui sebelumnya Amerudin R (46)  korban dugaan pengancaman dan penganiayaan salah satu oknum Kades di Kecamatan Kepenuhan bernisial Az mengharapkan laporannya ditindak lanjutin pihak Polsek Kepenuhan. (fa)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed