by

KEMENAG RI DI DAMPINGI KANWIL KEMENAG PROVINSI SUMBAR SILATURAHMI KE KEMENAG PASAMAN

penyuluh

PASAMAN,detikperistiwa.com Berpenampilan begitu sederhana, ramah, humoris dan bertutur santun lagi lembut membekas kesan baik di mata para ASN dan penyuluh agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman terhadap pejabat penting dari Kemenag RI yang datang berkunjung.

Rabu (18/1) merupakan hari spesial bagi keluarga besar Kankemenag ranah Pasaman, Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag RI Dr.H. Muchtar Ali, M.Hum datang berkunjung dan bersilaturrahmi, beliau hadir di dampingi Kepala Bidang Penais Zawa Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Barat H. Maswar beserta pejabat Kanwil lainnya.

Kepala Kankemenag Pasaman H. Abdel Haq mengatakan kunjungan Muchtar Ali itu merupakan suatu kehormatan dan keistimewaan, karena baru kali ini pejabat penting yang membidangi Penais hadir di tengah-tengah keluarga besar ASN di sini sembari memberikan pembekalan berupa pembinaan dan bimbingan kepada 96 penyuluh agama Islam Non PNS yang saat itu juga diserahkan SK pengangkatannya secara simbolis

Dalam acara temu ramah dan pembinaan yang bertempat di aula kantor tersebut, Abdel Haq meminta para ASN baik Kepala KUA, madrasah, staf maupun penyuluh agama dapat menyerap ilmu dan arahan yang disampaikan Direktur Penais itu. Dan dapat pula menjadi inspirasi, motivasi serta menguatkan semangat kinerja ASN, khususnya penyuluh agama fungsional dan Non PNS dalam mengemban tugas mulia membina umat di ranah Pasaman ini

Abdel Haq lagi mengatakan, pembinaan ini bertujuan dan memiliki sasaran guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia para penyuluh agama Islam Non PNS Pasaman yang berjumlah 96 orang. Agar mereka menjadi perpanjangan tangan Kemenag yang profesional dalam membina umat

Dikesempatan itu, Kabid Penais Zawa H.Maswar juga menitip amanah kepada para penerang umat ranah saiyo yang diharapkan melaksanakan penyuluhan sesuai tugas dan fungsinya. Pembinaan terhadap umat tidak hanya sebatas pada MDTA dengan melakukan proses belajar mengajar, namun lebih luas memberikan penyuluhan tentang seluruh produk yang ada pada bidang Bimas Islam semisal zakat, wakaf dan banyak lagi lainnya.

“Jangan menjadi penyuluh awing-awang, tidak jelas kinerjanya atau tidak memiliki objek binaan,” tegasnya mengingatkan.

Maswar juga mengatakan berkenaan dengan honor yang diterima oleh para penyuluh yang dikontrak selama tiga tahun ini jauh lebih baik dari sebelumnya, ditambah lagi sistem rekrutmennya dinilai profesional dan transparan dengan menggunakan cara seleksi administrasi, tes tertulis dan wawancara.

Dia juga berharap kedepan  besaran honor penyuluh agama Islam itu sesuai dengan upah minimum regional (UMR).

Sebagai pembicara terakhir dan yang ditunggu-tunggu, dibalik kebersahajaannya itu Muchtar Ali menyampaikan satu pesan yang tegas dan begitu penting harus diresapi oleh para penyuluh agama Islam Non PNS Pasaman. Pejabat yang berilmu dan cerdas itu meminta keintegritasan dan keprofesionalan penyuluh dalam mengemban tugas dan peranannya.

Baginya integritas itu penting dan merupakan komitmen, tidak segan-segan dan secara tegas dirinya meminta dan akan menindak penyuluh agama yang tidak mampu dalam menjalankan tusinya sebagai pembina umat Islam.

“Lebih baik dari sekarang jujur menyatakan ketidaksanggupan, karena masih banyak yang berharap menjadi penyuluh agama Islam,” tuturnya.

Selanjutnya juga pejabat kelahiran april 1957 itu juga menekankan agar para penyuluh agama Islam bukan sebagai pekerja yang diberi upah, namun ia merupakan pembawa misi memberikan pembinaan dan bimbingan kepada umat Islam sekaligus sebagai inspirator umat yang baik,  menyampaikan pesan-pesan syariat Islam membawa umat untuk semakin taat terhadap ajaran agamanya dan Allah SWT juga Rasul Nya.

Juga mengingatkan agar penyuluh agama honorer mengalaskan kinerjanya tersebut dengan niat dan keikhlasan. Bekerja dengan sungguh-sungguhuntuk membangun umat, apalagi ini seiring dengan komitmen dan loga bersegi lima Kemenag yakni ikhlas beramal

”Selamat kepada penyuluh yang terpilih semoga amanah, integritas dan profesional dalam menjalankan tugas mulia ini,”  pungkas seraya mengakhiri. (By 78/Icuk Rz).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed