by

Tidak Berizin Satpol PP Lebak Razia Galian Tanah Merah di Kecamatan Sajira

LEBAK-Petugas gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja Pemkab Lebak dan Pemprov Banten, menggelar operasi terhadap dua lokasi galian tanah Petugas gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja Pemkab Lebak dan Pemprov Banten, menggelar operasi terhadap dua lokasi galian tanah merah yang yang beroperasi di Kecamatan Sajira, Senin (13/5/2019).

Dalam razia itu, petugas bergerak ke lokasi galian tanah merah yang berada di sekitaran ruas Jalan Nasional Rangkasbitung – Cigelung, tepatnya di Desa Pajagan dan Kampung Kandang Manjangan, Desa Ciuyah, Kecamatan Sajira.

Razia sendiri dilakukan, guna merespon banyaknya pengaduan dari warga dan pengguna jalan, yang menyebut kerap terjadi kecelakaan lalulintas di ruas jalan nasional tersebut.

Sebab, akibat adanya galian tanah itu, jalan menjadi licin dan becek karena limbah tanah merah yang diangkut kendaraan truk besar berjatuhan ke jalan, diperparah kondisi cuaca sering turun hujan tanpa adanya pembersihan jalan oleh pemilik dan pengelola galian tanah.

Abdul Rojak, Kabid Trantib pada Kantor Dinas Satpol PP Lebak mengatakan, Operasi digelar oleh petugas gabungan bersama Sarpol PP Pemprov Banten.

“Iya tadi kita dengan adanya aduan masyarakat terkait banyak kecelakaan kendaraan bermotor, kita cek ke lokasi. Lokasi galian tanah yang kita datangi salah satunya di Desa Ciuyah dan Kampung Kandang Manjangan, salah satu pemiliknya bernama Fredi tadi tidak ada di tempat, di lokasi hanya terdapat sopir – sopirnya saja. Saat kita tanya soal perizinan galian tanah itu, mereka belum dapat memperlihatkan, cuma sebatas surat pernyataan dari pemilik tanah ke pengelola saja,” ujar Abdul Rojak.

Dijelaskannya, petugas gabungan sudah meminta kepada pengelola galian tanah untuk dapat menunjukan bukti surat – surat perizinan yang sudah ditempuh ke Pemkab Lebak.

Namun, jika belum menunjukan bukti perizinan lengkap, lokasi tersebut untuk sementara dihentikan aktivitasnya.

“Kebetulan tadi lokasi yang di Kandang Majangan tidak beroperasi, memang ada penambahan alat berat dan kita setop dulu jangan beroperasi. Emang yang berjalan tadi itu bukan dari lokasi di Kandang Manjangan. Tapi dari lokasi lain, ada tiga lokasi selain yang di lokasi Desa Ciuyah,” pungkasnya.

(abdul)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed