by

RAMPOK MOTOR MAHASISWA MENGGUNAKAN PISTOL

tersangka-begal-aswan_20170118_192026

OGAN KOMERING ILIR detikperistiwa.com–Aswan tersangka perampok motor di wilayah Kecamatan Pangkalan Lampam tak berkutik, setelah Satreskrim Polsek menghentikan laju kendaraan yang melintas di Jalan Poros Desa Sunggutan, Rabu (18/1/2017).

Kapolres OKI AKBP Amazona P SH SIk mengatakan, penangkapan terhadap tersangka atas laporan dari mahasiswa yang menjadi korban aksi Aswan pada Maret 2016 lalu.

Saat itu korban dari rumah hendak kuliah lewat jalan poros Pangkalan Lampam, persis di Desa Air Rumbai kendaraan korban dihentikan oleh tersangka dan saat itulah tersangka melakukan aksi nekatnya dengan menodongkan korban pakai pistol.

“Polisi mengamankan barang-bukti (BB) satu unit motor Yamaha Mio GT Hitam BG 2285 FAA yang dirampas dari korban Yayan Bastian (23) dan Yeni Hartati (22) warga Desa Lebung Hitam, Kecamatan Tulung Selapan OKI,” kata Amazona.

Masih kata Amazona tersangka membegal kedua korban tidak sendirian,tetapi bersama temanya berinisial S sekarang menjadi daftar pencarian orang (DPO).

“Saat kejadian korban yang merupakan mahasiswa di Palembang, ini berboncengan menggunakan sepada motor Mio BG 2285 FAA, saat melintas di Air Rumbai, tersangka bersama temanya memepet korban langsung mematikan kunci kontak sepeda motor yang dikendarai korban,” kata Amazona.

Matinya kontak kendaraan korban, lalu tersangka memaksa agar korban menyerahkan sepeda motornya dan barang berharga lainnya.

“Saat itu korban berusaha melakukan perlawanan dengan memukul kedua pelaku dengan helm, tersangka langsung menodongkan senjata api kearah korban dan merampas tas milik korban yang berisi pakaian, uang Rp 1.050.000, HP android dan sepeda motor,” tutur Kapolres.

Setelah perampokan itu, sepeda motor korban yang hilang itu dipakai orang lain terjaring razia, Juni 2016 lalu, di wilayah Polsek Tulung Selapan.

Dari hasil razia itu, polsek berkoordinasi dengan Polsek Pangkalan Lampam untuk menyelidiki pelaku perampasan saat itu dan ditemukanlah tersangkanya yakni Aswan dan rekannya yang kini DPO.

“Selanjutnya Polsek Pangkalan Lampam, melakukan pengejaran terhadap tersangka, hingga akhirnya tersangka ditangkap di jalan poros Desa Sunggutan, saat ini tersangka masih menjalani pemeriksaan, kasus ini akan kita kembangkan, kemungkinan tersangka pernah terlibat begal di tempat yang berbeda,” timpal Wakapolres Kompol Ihsan SH SIk.

Tersangka Aswan mengaku, kalau dirinya baru satu kali melakukan begal di wilayah Pangkalam Lampam.

“Sepeda motor itu dijual ke Tulung Selapan dengan harga Rp 3 juta, uang hasil penjualan motor itu dibagi dua dengan temanya yang kini masih kabur,” tandasnya. (sp)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed