by

LEGISLATIF DAN EKSEKUTIF TINAJAU KESEPAKATAN RTRW 2010-2030

httppelangiholiday.files_.wordpress.com201112kota-bukittinggi-sumatera-barat1.jpg1

BUKITTINGGI detikperistiwa.com-Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Bukittinggi 2010 -2030  mengacu pada 1 Penyediaan Ruang Terbuka Hijau sesuai Permen P U  No: 5/2008.  2. Pengembangan Pariwisata, tentang kepariwisataan, dan cagar budaya.

Demikian hal ini disepakati  eksekutif dan legislatif  dalam rapat pembahasan yang dihadiri Walikota  H MRamlan Nurmatias SH  dan  25 Anggota DPRD  Kota Bukittinggi.

Pembahasan yang dilanjutkan dengan menjawab tanggapan Fraksi Gerindra terkait perubahan sepadan Ngarai, dalam Perda No.6/2011 RTRW, Sepadan Ngarai Sianok ditetapkan 200 meter dari bibir  Ngarai  ketika direvisi lagi Ngarai Sianok  dibagi dua yakni  Kawasan 0-50 meter merupakan kawasan lindung yang sama sekali tidak diizinkan kawasan budaya dan  Kawasan 51-100  memrupakan kawasan budidaya  terbat terbatas dengan ketentuan  KDB  maksimal  40 ,persen.

Fraksi  Demokrat  peninjauan kembali RTRW terindentifikasi dengan  kegiatan pendidikan.

“Kawasan pendidikan merupakan bagian kawasan sarana pelayanan umum,” jelas Yontromansyah dalam rapat  dengar pendapat Legislatif dan Eksecutif menyepakati RTRW  Kota Bukityinggi Perda No.6/tn 2011 (YET).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed