ANGGOTA PAM TPS DI BUTON TENGAH DIDUGA BUNUH DIRI

BUTON TENGAH– Seorang anggota Pengamanan Tempat Pemungutan Suara (PAM TPS) di Desa Kolowa, Kecamatan Gu, Kabupaten Buton Tengah, Sabtu, (18/5/2019), kemarin, ditemukan tewas bunuh diri dengan cara menggantungkan dirinya di PohonLantoru(Lamtoro) belakang rumahnya.

“(Kurang lebih pukul. 01.00 dini hari), disenter dibelakang (rumahnya) tiba-tiba di lihat mi sudah tergantung,” kisah Kepala Desa Kolowa, Yasman, S Pd.

Dikisahkan Yasman, sebelum berniat bunuh diri, Alamrhum, La Siamu (43), dihadapkan dengan peristiwa serius yang menegangkan di TPS tempat dia bertugas.

“Tegang saat orang bawa KTP. Satu-satu bersi-keras mau masuk, mereka (tidak berani-red) karena mereka terikat sama aturan,” ucap Yasman.

“Sampai ketua KPPS dia sampaikan; saya tidak mau ditahan 72 bulan gara-gara masalah ini,” ungkapnya.

Dari peristiwa tersebut, Almarhum mulai sakit dada, dia tidak terbiasa dengar keributan (dibaca: adu mulut) dan mulaiinsomsnia(susah tidur) danparno(ketakuktan).

“Sakit dia punya jantung kah apa itu. Tapi memang sudah tidak enak badan disitu. Mulai mi disitu dia sudah tidak bisa tidur. Mau siang mau malam sudah tidak bisa. sampe-sampe dia ambil rujukan dipuskesmas Wadiabero, ” ujar Yasman.

“Di rujuk ke RS Siloam agak sedikit baikan dan mendingan. Tapi habis obat sudah tidak bisa tidur lagi. Hasil ronsennya (ada sedikit red) tapi tidak berpengaruh. Tapi ada sedikit panik, kecemasan terlalu berlebihan, dengar yang ribut saja sudah tidak bisa,” tuturnya.

Pada malam menjelang peristiwa tragis itu terjadi, kata dia, Almarhum sempat menyuruh istrinya untuk membuatkan bubur Namun sebelumnya dia membangunkan mertuanya agar menjagai Almarhum. “Coba jagakan dulu katanya,” cerita Yasman.

“Tapi bapaknya (Almarhum) ini langsung dia ke kamar mandi. Pas keluar dari kamar mandi sudah tidak kelihatan (Almarhum),” lanjut Yasman.

“Pas dicari, dikira mungkin dia jalan-jalan di empang wisata ternyata dia tidak ketemukan, dia pulang lagi disini di senter dibelakang tiba-tiba dia lihatmisudah tergantung,” pungkasnya.

Dari persitiwa ini, menambah rentetan korban petugas KPPS dalam hal ini PAM TPS dilapangan yang meninggal dunia kurang lebih mencapai 500 orang.

Namun dalam peristiwa yang terjadi di Desa Kolowa, Kecamatan Gu, Kabupaten Buton Tengah ini, korban diduga depresi dan parnoid akut.

Karena tidak mampu menanggung beban korban akhirnya mengambil jalan pintas mengakhiri hidupnya alias bunuh diri dengan cara menggantungkan diri dipohon Lamtoro.

(*** M. Sadli Saleh/lpc)

No Response

Leave a reply "ANGGOTA PAM TPS DI BUTON TENGAH DIDUGA BUNUH DIRI"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.