Bawaslu Harus Bersikap Tegas dan Tak Main-Main Dengan Kasus Money Politic

Sumbawa – Koordinator Koalisi Masyarakat Anti Money Politics (KOMAPOL) Sumbawa, Tri Ranjaya Maliagung langsung angkat bicara, terkait dugaan transaksi jual beli suara suara: traktor dan uang yang dilakukan Calon Legislatif (Caleg) DPRD Kabupaten Sumbawa Dapil 3, beserta Team Suksesnya dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

“Kami minta kepada penyelenggara pemilu baik Komisi Pemilihan Umum (KPU) maupun Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sumbawa agar bersikap tegas dan tak main-main dengan kasus yang dilaporkan masyarakat Desa Labuhan Bontong, Desa Empang dan Tarano,” pinta Trijaya Maliagung saat dihubungi Media, Jum’at (17/5/2019).

Dikatakan, sekecil apapun laporan, tetapi jika didukung informasi serta bukti permulaan cukup, patut ditindaklanjuti. Apalagi yang namanya money politik. “Itu adalah musuh kita bersama. Karena kasus ini sudah banyak sekali bukti video, uang bahkan mesin traktor menjadi barang bukti.” tegasnya.

“Kita harus menciptakan sistem pemilu di Sumbawa yang betul-betul bersih, jujur dan terbuka. Bukan hanya sampai disitu, tetapi bagaimana proses penegakan hukum berjalan. Baik hukum pemilu sesuai undang-undang, peraturan pemerintah sampai peraturan tentang PKPU, perlu ditegaskan oleh institusi Bawaslu Sumbawa. Tentu tujuannya untuk membersihkan pemilu maupun pemilukada akan datang dari benih penyakit korupsi,” pintanya.

Bawaslu, lanjut Trijaya Maliagung, perlu tegas memberikan suatu kepercayaan kepada masyarakat. Ketika negara mengalami persoalan berkaitan dengan salah input, Bawaslu menjaga marwah dari pemilu. Dimana memposisikan diri sebagai penegak hukum dan keadilan.

Dia berharap kasus dimaksud, diproses tuntas. Kalau ada unsur melawan hukumnya, baik secara hukum pemilu maupun pidana, wajib dituntaskan. “Bagi kami, laporan warga itu tak main-main. Karena pasti bersangkutan memiliki sejumlah bukti lengkap. Apalagi yang dilaporkan masih anggota DPRD Sumbawa aktif,” ujarnya.

“Saya juga minta para jurnalis mengawal dan terus memberitakan pengaduan dimaksud. Sehingga masyarakat mengetahui sejauh mana perkembangan penanganan. Kalau tak diselesaikan secara hukum, akan menjadi preseden buruk di tengah masyarakat dan Bawaslu serta penegak hukum lainnya dianggap buruk oleh masyarakat,” katanya.

Disinggung bagaimana jika caleg bersangkutan terbukti melakukan jual beli suara, Trijaya Maliagung menegaskan, “harus dianulir, diskualifikasikan, dipidana kurungan maksimal 4 tahun penjara. Sehingga kasus hukum tak berubah menjadi kasus sosial. Tentunya, kedepan tidak ada yang berani lagi main politik uang.” Tutupnya.

(Rus)

No Response

Leave a reply "Bawaslu Harus Bersikap Tegas dan Tak Main-Main Dengan Kasus Money Politic"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.