Tokoh Agama Liukang Kalmas, Tolak Ajakan People Power

PANGKEP-Seruan people power yang dilakukan elit politik yang tidak menerima hasil pemilu, bisa merusak dan memecah bela persatuan NKRI dan merupakan upaya untuk menggulingkan pemerintahan yang sah.

Tokoh Agama di Kecamatan Liukang Kalmas Ibrahim dengan tegas menolak People Power, karena tidak sesuai dengan undang- undang Republik Indonesia.

Menurutnya, hasil pemilu 2019 telah dilakukan dengan transparan, siapapun yang terpilih merupakan hasil pilihan rakyat harus dihormati.

“Pemilu telah diatur oleh undang-undang, jadi kalau ada pihak yang tidak menerima bisa menempuh jalur yang telah ditentukan yaitu Mahkamah Konstitusi (MK),” pungkasnya, Minggu (18/5/2019).

(PR)

No Response

Leave a reply "Tokoh Agama Liukang Kalmas, Tolak Ajakan People Power"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.