by

GARAP HARAPKAN ADA DEMOKRASI DI DESA KARANG SARI

Bandar Lampung-Gerakan Rakyat Desa Karang Sari (Garap) mengharapkan adanya Demokrasi di Desa Karang Sari Kecamatsn Jati Agung Lampung Selatan.

Hal tersebut disampaikan tokoh pemuda Karang Sari Asep Setiawan yang juga Ketua GARAP pada saat memberikan keterangan PERS 21 / 05 di BallRoom Rumah Makan Begadang V Jln Sukarno Hatta Bandar Lampung.

Menurut Asep yang lebih akrab dipanggil Eyos ini. Untuk mewujudkan Demokrasi di Desa Karang Dari ada bebepa langkah yang harus dilakukannya bersama – sama warga masyarakat yang lain.

Adapun yang harus segera dan mendesak yang harus dilakukan diantaranya mendesak Pemerintah Daerah untuk Menunda pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa.

Karena calon kepala Desa yang ada tidak mewakili kepentingan dan keterwakilan masyarakat.

Kedua menurutnya Masyarakat mendesak pihak penegak hukum untuk segera menangkap seluruh Panitia yang diduga telah melakukan lelanggaran hukum dan diduga tidak netral dalam penyaringan bakal calon kepala Desa, terbuki melakukan pungutan yang tidak ada dasar hukumnya.

Ditambahkan nya Panitia hanya bekerja untuk kepentingan salah satu calon, sehingga calon lain seperti Musidik Dusun Saidah dipersulit untuk ikut kompotisi dengan berbagai macam alasan.

Selanjutnya Masyarakat harus membentuk Panitia Pemilihan kepala Desa yang baru yang benar – benar bekerja berazaskan keadilan dan benar – benar Independent.

Eyos menambahkan semua tuntutan yang dilakukan semata – mata demi tegaknya demokrasi di Desa Karang Sari .

“Karena selama beberapa tahun ini masyarakat merasakan demokrasi di desa telah hilang dan hampir punah,” tuturnya.

Masih dalam keterangan Pers nya , Eyos mengajak masyarakat turun ke jalan. Apabila Tuntutan mereka tidak diskomofir okeh pemerintah Daerah.

“Kami sepakat dengan masyarakat yang merasakan yang sama dengan yang kami rasakan , apabila Pemerintah Daerah tidak menunda pemilihan kepala Desa dan bila tidak mendengarkan aspirasi masyarakat Karang Sari, kami akan melakukan qksi kejalan,” jelas nya.

Jumpa pers yang berlangsung tadi malam dihadiri puluhan tokoh dan besepuh masyarakat yang merasaksn hal yang sama dengan yang dialami Eyos serta dihadiri dua calon kepala desa yang tidak diterima berkas pencalonannya panitia yaitu Musidik dan Saidah.

(Amin)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed