Statemen Kubu Prabowo Subianto:  Seandainya Terjadi Salah Faham Kau Dipukul Jangan Melawan

JAKARTA-Statemen Capres 02 Prabowo Subianto dalam menyikapi, dalam menyikapi yang terjadi di Jakarta pada aksi 22 Mei 2019 yang

  1. Innalillalahi Wainna Ilaihai Rojiun, kami mengucapkan bela sungkawa, atas meninggalnya enam Orang dan terlukanya ratusan masyarakat yang diduga korban kekerasan pada malam hari dan dini hari yang baru lalu.
  2. Seperti yang sudah kami sampaikan berkali-kali sebelumnya, kami mendukung semua penggunaan hak kontitusional yang berakhlak yang damai dan tanpa kekerasan dalam perjuangan politik kebangsaan, oleh sebab itu saya menghimbau kepada seluruh pihak masyarakat yang menyampaikan aspirasinya, pihak kepolisian, pihak TNI dan semua pihak untuk menahan diri agar tidak melakukan kekerasan fisik termasuk kepada seluruh pejabat publik, pejabat kepolisian, politisi, tokoh masyarakat, tokoh agama, netizen dan seluruh anak bangsa untuk menghindari kekerasan verbal yang dapat memorovokasi, apalagi di Bulan Ramadhan yang baik dan suci ini.
  3. Kami meminta peristiwa kekerasan tadi malam dan juga yang terjadi subuh tadi yang telah mencoreng martabat dan marwah bangsa, jangan boleh terjadi lagi, bila hal ini sampai terjadi lagi, maka kami sangat khwatir rajutan dan anyaman bisa rusak dan sangat sulit untuk kita rangkai lagi
  4. Kami memohon pertolongan kepada tuhan yang maha besar yang maha esa agar kemanggulan TNI-Polri agar senantiasa terjaga dan tidak digunakan sebagai alat kekuasaan, adik-adik ku para pejabat dan petugas di TNI-Polri yang masih aktif saya mohon, kita ingat bersama seragam, makanan dan senjata-senjata anda sekarang gunakan dibiyai oleh rakyat, saudara-saudara milik rakyat semuanya, rakyat mendambakan saudara mengayomi rakyat, melindungi rakyat semuanya, saudara adalah harapan kita, janganlah sekali-kali menyakiti hati rakyat , apalagi memukul dan menembak rakyat kita sendiri, mari sama-sama kita rakyat agar tetap damai dan bergembira.

“Saya juga tegas kepada semua yang masih mau mendengar saya para pendukung saya, sekali lagi saya tegaskan, hindari kekerasan fisik berlaku lah sopan dan santun, hormatilah pejabat-pejabat penegak hukum dan sekali-kali menggunakan kekerasan,” sebut Prabowo.

“Memang berat saya memahami, tapi saya tegaskan kembali, seandainya salah faham dan kau dipukul jangan melawan, ini berat,” tuturnya

“Tapi ini harus kita lakukan, apapun terjadi, demi Negara bangsa, demi seluruh umat, demi semua agama, hindari kekerasan,” pungkasnya

(PR)

No Response

Leave a reply "Statemen Kubu Prabowo Subianto:  Seandainya Terjadi Salah Faham Kau Dipukul Jangan Melawan"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.