by

NYARIS , NIKAH HARAM, IBUK KANDUNG BERDUSTA DEMI ANAK KANDUNGNYA

nikah

PASAMAN detikperistiwa.com —Tidak sah suatu pernikahan tanpa terpenuhinya salah satu dari rukun nikah yakni wali yang sah.

Nyaris, satu peristiwa pernikahan beresiko haram dilangsungkan. Dikarenakan sempat melakukan tindakan ketidak jujuran ibu kandung salah seorang calon pengantin perempuan saat mendaftarkan putrinya di Kantor Urusan Agama (KUA)  Kecamatan Tigo Nagari Kabupaten Pasaman baru-baru ini.

Kepada detikperistiwa, Kepala KUA Kecamatan Tigo Nagari Ilfa Jasri Rabu (1/2) menginformasikan nyaris saja pihaknya dibohongi  keluarga Calon Pengantin (Catin)  saat menerima pendaftaran pernikahan, dimana ibu kandung catin perempuan yang tidak disebutkan namanya menyampaikan untuk menjadi wali nikah putrinya  itu tidak dapat dilakukan ayah kandung atau mantan suaminya, karena diakuinya sudah lama tidak diketahui alamatnya atau keberadaannya.

Akan tetapi, ternyata penyampaian tesebut tidak benar, karena sesaat setelah itu pihaknya menerima informasi dari seorang sumber yang mengenal betul catin tersebut lalu mengabarkan  ayah kandung catin saat ini berada di Malaysia.

Ketika kembali ditanyakan kebenaran hal tersebut, akhirnya diakui ibu catin tersebut dengan beralibi sudah lupa.

“Ibu catin sempat berdusta kepada kami dan ini sangat fatal akibatnya,” ujar Jasri

Menyikapi kejadian ini, Kepala KUA Tigo Nagari itu menyampaikan kepada masyarakat harus jujur dalam menyampaikan data atau saat mendaftarkan diri untuk menikah baik kepada dirinya, penghulu maupun staf penerima pendaftaran.

Terutama data-data yang berkenaan dengan wali nikah dan juga status diri catin itu sendiri baik laki-laki maupun perempuan. “Jika jujur akan halal pernikahan, sebaliknya berbohong maka akan haram nikahnya,” tegasnya.

Ia juga menginstruksikan kepada stafnya untuk teliti, jeli dan berhati-hati dalam menerima pendaftaran nikah agar tidak terjadi kekeliruan data ataupun penipuan data dari pendaftar nikah. Sekaligus berharap kejadian ini tidak lagi terulang dan semakin meningkatnya mutu pelayanan di KUA Kecamatan Tigo Nagari

Menyinggung persoalan wali, Sarjana Sosial Islam itu menjelaskan termasuk dalam salah satu dari rukun nikah selain ada catin laki-laki, perempuan, ijab dan Kabul terakhir dua orang saksi yang adil. Rukun Nikah jelas tercantum dalam Undang-Undang Perkawinan Nomor 1 Tahun 1974, Kompilasi Hukum Islam juga dalam hadits Rasulullah SAW. (By78/Icuk Rz)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed