by

LP KLS II B LANGSA “BOOMING” NARAPIDANA

LP ok

LANGSA ACEH detikperistiwa.com-Lembaga Pemasyarakatan (LP) Klas IIb Langsa kini kondisinya “Booming” warga binaan.  Diperkirakan LP ini memiliki 20 kamar atau ruang napi itu tidak mampu menampung jumlah warga binaan yang mencapai 500 lebih.

 

Kondisi tersbut membuat ruang atau kamar napi di LP itu menjadi sempit, karena kapasitas kamar yang layaknya dihuni 10 orang warga binaan kini diisi lebih kurang 20 orang lebih.

 

Kalapas Klas IIb Langsa Drs. Sayed Mahdar SH  kepada  wartawan,  Senin (13/2)  siang (13/2) mengatakan tidak menampik terhadap kondisi Lapas tersebut.

 

LP

Sayed  menjelaskan pihaknya kini mencari solusi terhadap permasalahan.  “Jalan keluarnya tidak ada pilihan lain yaitu memindahkan narapidana kasus narkoba ke lapas narkoba,” paparnya.

 

Sayed Machdar juga menyampaikan pihak telah melaporkan ke Kanwil Kemenkumham Provinsi Aceh terkait persoalan Ini, “Secara lisan, saya telah melaporkan kondisi ini ke Kanwil Kemenkumham Banda Aceh, Insya Allah secara resmi juga akan kita laporkan,” paparnya.

 

Selain itu Kalapas yang selalu menjadi Imam Shalat berjamaah bersama warga binaan tersebut menerangkan. Warga binaan LP Langsa, selain dihuni pria juga dihuni kaum hawa.

 

“Ya ada 23 orang wanita warga binaan. Dominan mereka tersandung peroalan hukum narkoba,” ujarnya.

 

Diterangkannya kini para wanita binaan lapas langsa setiap hari melakukan pengajian rutin dengan cara mendatangkan para ustad atau ustazah memberikan ceramah agama.

LP1

“Kegiatan ini kita lakukan setiap hari yaitu dimulai pukul 10.00 Wib sampai dengan selesai. Program ini kita laksnakan kerjasama dengan Kadepag dan Dinas Syariat Islam Kota Langsa,” pungkasnya.

 

Sayed pun berharap semoga warga binaan selepas nanti dapat kembali berinteraksi dengan masyarakat dan menjadi panutan serta Tauladan.

 

Sekarang penghuni lepas Kls II b mencapai 489 orang sudah termasuk titipan baik dari pihak Polres, Kejaksaan dan Pengadilan Negari Langsa. “Sedangkan daya tampung Lapas ini hanya 145 orang sangat tidak layak lagi daya tampungnya kelebihan daya tampung mencapai 237 persen,” tutup sayed menutup keterangannya. (jagad/H a Muthallib )

 

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed