by

Pembangunan Drainasse di Desa Sawarna Timur Diduga Tidak Sesuai Spek

 

LEBAK-Program Pembangunan perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Provinsi Banten Tahun Anggaran 2019 yang berada diDesa Sawarna Timur Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak provinsi Banten diduga tidak sesuai spek.

Pasalnya, Pembangunan drainasse yang tersebar di 11 titik tersebut, di antaranya di Kampung Babakan Mede, Babakan Loa Lebak, Sela Awi, Babakan Toke, Pamatang malanding, Pasir Gebang, Kepuh dan di Kampung Karang Nebeng 2 titik serta di Kampung Gondang 2 titik.

“Kegiatan itu, diduga kuat tidak menggunakan galian pondasi sebagai dasar kekuatan banguanan drainasse, melainkan hanya meneruskan pondasi yang sudah ada sebelumnya,” ungkap Koordinator LMS Bentar, Ena, Sabtu (24/8/3019).

Menurut Ena, pembangunan drainasse tersebut diduga tidak hanya sesuai spek. “Melainkan sebagiannya diduga telah disubkontraktuilkan kepada pihak pengusaha lokal yang dengan tanpa adanya pengawasan ketat dari pihak pemerintah,” tegasnya.

Selain itu tambahnya, lemahnya pengawasan pihak konsultan dan pemerintah tentu jelas menjadikan peluang kesemena-menaan pihak pelaksana kegiatan dalam melaksanakan pembangunan yang terkesan asal jadi (ASJAD).

Sehingga hal mana akan mengakibatkan berkurangnya nialai kualitas pembangunan yang kemudian tentu jelas berpotensi adanya dugaan korupsi yang secara korporasi dari penegerjaan proyek 11 titik yang mencapai miliaran rupiah.


“Kami sebagai lembaga swadaya masyarakat Benteng Aliansi Rakyat (LSM BENTAR) meminta kepada intansi terkait. “Khususnya pemerintah provinsi Banten harus segera melakukan peninjauan ulang ke lapangan agar kiranya tidak mengakibatkan kerugian uang Negara,” pungkasnya.

(abdul)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed