by

KEMENAG PASAMAN GELAR RAKOR GPAI

PASAMAN, detikperistiwa.com Rapat koordinasi (rakor) di gelar oleh seksi pendidikan agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman di aula setempat Kamis (16/2).

Secara resmi rakor dibuka oleh Kepala Kankemenag Kabupaten Pasaman diwakili Kepala Sub Bagian Tata Usaha Khaiful yang diikuti sebanyak 38 guru pendidikan agama Islam (GPAI) SD, SMP, SMA/ SMK se Pasaman, para pengawas PAI kantor.

Ditemui, Kepala seksi PAIS H.Bujang Paman kepada kontributor web menerangkan dalam gelaran rakor tersebut membahas persoalan persyaratan administrasi pencairan tunjangan profesi guru (TPG) PAI  tahun 2017 khusus tentang syarat Surat Keterangan Melaksanakan Tugas (SKMT) dan Surat Keterangan Beban Kerja (SKBK) melalui aplikasi online Simpatika.

Kata Bujang Paman persyaratan tersebut harus tuntas dipenuhi oleh para guru PAI hingga 6 Maret mendatang yang dijadwalkan untuk pencairan tunjangan profesi pertama.

Diinformasikannya, dari data yang ada guru PAI se kabupaten yang menerima tunjangan dari pemerintah ini sebanyak 412 orang baik berstatus PNS dan Non PNS, tetapi yang baru memenuhi persyaratan menerima tunjangan berjumlah 236 orang guru PNS dan Non PNS.

Pemilik yayasan Pendidikan Raudhatul Ibadah Lubuk Sikaping itu mengatakan dianggarkan dan dicairkannya tunjangan profesi bagi tokoh-tokoh pencerdas generasi bangsa itu menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap dunia pendidikan di nusantara ini. Tunjangan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan melahirkan generasi yang cerdas dan berkualitas di masa mendatang. Disamping  bermanfaat  untuk meningkatkan kesejahteraan para tenaga pengajar yang dinilai berjasa tanpa mengenal lelah

 

Dengan adanya tunjangan ini, pendidikan agama dan profesionalitas guru terus meningkat di seluruh lembaga pendidikan di ranah Pasaman saiyo ini, mintanya.  Ia juga menyampaikan dalam rakor yang terselenggara satu hari ini juga membahas mengenai kedisiplinan dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya. Dinilai sejauh ini, cukup disiplin belum ada terdengar laporan masyarakat akan tindakan indisipliner guru PAI.

Sebelumnya, Khaiful menegaskan agar pencairan TPG sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan dalam Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Pendis) Nomor 5377 tahun 2016 tentang petunjuk teknis penyaluran TPG bagi guru PAI.

Diingatkannya, sebagaimana amanah dari Kepala Kankemenag Pasaman H.Abdel Haq pemberian TPG bagi guru PAI oleh pemerintah ini khususnya di daerah saiyo dapat meningkatkan kualitas proses belajar-mengajar pendidikan agama Islam dan prestasi belajar peserta didik di sekolah pada semua jenjang. Kemudian kompetensi, motivasi, profesionalisme dan kinerja guru PAI pada sekolah dalam melaksanakan tugasnya, serta kesejahteraan guru dan mewujudkan guru PAI yang profesional, berintegritas, tanggung jawab dan amanah.

Seiring dengan visi misi Kemenag Pasaman, Khaiful mengatakan sebagai birokrasi pemerintah yang berkompeten dan berperan dalam persoalan pendidikan agama menekankan dengan adanya TPG mampu meningkatkan profesionalitas guru PAI Pasaman sehingga terwujudnya masyarakat Pasaman yang tidak hanya taat beragama juga rukun, cerdas sejahtera lahir dan bathin.

Ditambahkan dalam misinya meningkatkan akses dan kualitas pendidikan umum berciri agama, pendidikan agama pada satuan pendidikan umum dan pendidikan keagamaan.(By 78/Icuk Rz).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed