by

BERBAHAYA, SEJUMLAH TIANG PLN DI BATAM BERDIRI MIRING

Keterangan gambar : Terlihat jelas tiang PLN di pinggir jalan provsu menuju ke Kecamatan Batam, Kabupaten Palas yang berdiri dengan kemiringan sekitar 45 derajat, yang dirasa membahayakan bagi masyarakat sekitar. (Maulana Syafii).
Keterangan gambar : Terlihat jelas tiang PLN di pinggir jalan provsu menuju ke Kecamatan Batam, Kabupaten Palas yang berdiri dengan kemiringan sekitar 45 derajat, yang dirasa membahayakan bagi masyarakat sekitar. (Maulana Syafii).

PALAS detikperistiwa.com–-Sejumlah warga masyarakat di Kecamatan Batang Lubu Sutam (Batam), Kabupaten Padang Lawas (Palas), mengeluhkan kondisi beberapa tiang listrik PLN yang berdiri berjajar di pinggir jalan menuju ke wilayah kecamatan tersebut dalam kondisi miring, dengan kemiringan sekitar 45 derajat.

Tentu, saja dengan tekstur permukaan tanah menuju ke Kecamatan Batam ini, yang kondisi geografisnya merupakan areal perbukitan, dengan kondisi tiang listrik yang miring, membuat kabel listrik jaringan tegangan menengah (JTM) PLN-nya mengendur, dan jaraknya cukup dekat dengan atap bus atau muatan atas truck angkut buah sawit.

“Kalau kami hitung, setidaknya ada 9 batang tiang listrik PLN yang berada di pinggi jalan provsu menuju ke Kecamatan Batam ini, dengan kondisinya kemiringan 45 derajat. Kondisi ini tentu saja membahayakan bagi bus atau truck yang mengangkut buah sawit,” sebut Ilham Hamdani Hasibuan didampingi Fadli Pulungan, keduanya warga Kecamatan Batam, kepada wartawan, Kamis (16/2).

“Kondisi tiang PLN yang berdiri miring di sepanjang jalan menuju ke Pinarik itu, bisa dilihat mulai dari Desa Sisoma, Kecamatan Sosa, hingga ke Desa Tanjung Baru, Kecamatan Batam. Abang (wartawan-red), bisa lihat sendiri. Kalau perlu dipoto, biar jelas tiang PLN-nya yang miring itu,” ujarnya.

Warga di kecamatan ini berharap, agarkondisi dan keadaan tiang listrik PLN yang miring dan kondisi kabel listrik JTM yang berjarak rendah dari permukaan badan jalan provsu tersebut, dapat segera diperbaiki sebelum tiang listrik PLN tersebut benar-benar tumbang.

“Kalau tiangnya tumbang dan berkebetulan ada warga yang sedang melintas di jalan, tentunya ini sangat membahayakannya, kan bang. Apalagi, saat ini kan musim hujan. Kita khawatir tanah di pinggir jalan runtuh, tiang listrik PLN juga ikut tumbang. Kan, bahaya bang,” sebutnya.

Pantauan wartawan di sepanjang jalan provsu menuju ke Kecamatan Batam, yang kondisi dan keadaannya cukup buruk sekali itu, memang terlihat jelas beberapa tiang listrik PLN yang berdiri miring, hingga kemiringannya sekitar 45 derajat. Bahkan terlihat jelas, satu tiang PLN berbahan besi yang nyaris tumbang ke jalan provsu karena keadaannya sangat miring.

Sementara itu, Manager PLN Rayon Sibuhuan, Suprihatin saat dihubungi mengaku, dirinya belum mengetahui lokasi yang dimaksud karena ia baru menjabat sebagai manajer PLN Rayon Sibuhuan, sejak sekitar sebulan yang lalu.  “Saya kan masih baru, belum tahu lokasi yang bapak (wartawan-red) sebut. Kebetulan sekarang saya sedang berkunjung ke Trans, mengecek lapangan. Coba beritahukan pada petugasnya di sini (Erwin Harahap-red),” sebutnya di seberang ponsel.

Sedangkan Erwin Harahap menyatakan, pihaknya akan segera menuju lokasi yang dimaksudkan, untuk melihat kondisi tiang PLN yang miring tersebut. “O iya bang, betul bang. Oke bang, secepatnya akan kita tindak lanjuti, bang. Iya bang, secepatnya. Terima kasih atas informasinya, ya bang,” ucapnya. (Maulana Syafii).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed