by

TNI-Polri di Rohul, Pasang Papan Plank Penyelidikan Di Area Lahan Terbakar

ROKAN HULU-TNI-Polri ikut memasang Plank penyelidikan yang sudah diberi garis Polisi di dua Lokasi lahan yang diduga terbakar.

Giat itu dilakukan, Kapolsek Rambah, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) IPTU P Simatupang bersama Babinsa Koramil 02 Rambah Kodim 0313 KPR Koptu Dedy Nofery Samosir.

Titik pemasangannya, dilakukan di dua lokasi yakni, Desa Koto Tinggi diduga terbakar pada (17/8/2019) seluas 0,5 Ha dan Desa Rambah Tengah Barat (19/8/2019) 0,5 Ha di Kecamatan Rambah Kabupaten Rohul.

Hadir juga dalam kegiatan Kanit Reskrim Polsek Rambah Bripka Arif Arman, Bhabinkamtibmas Kecamatan Bangun Purba Bripka Abdul Rahman, Brigadir Junico, Bhabinkamtibmas Kecamatan Rambah Bripka JM Sinaga para Masyarakat Peduli Api (MPA).

Disampaikan, Kapolres Rohul AKBP Muhammad Hasyim Risahondua, SIK, MSi melalui Kapolsek Rambah IPTU P Simatupang, pemasangan Plank penyelidikan, supaya lahan yang di duga terbakar memasuki tahap penyelidikan.

“Tadi kami, Polsek Rambah bersama Koramil 02 Rambah dan masyarakat peduli api telah memasang Plang penyelidikan diatas lahan yang di duga terbakar di dua lokasi,” ungkap IPTU P Simatupang, Senin (23/9/2019).

“Selama dilaksanakan tahap penyelidikan, lahan warga untuk sementara belum bisa di gunakan sampai selesai tahap penyelidikan yang dilakukan Polisi,” tambah Kapolsek Rambah.

Sementara itu, Babinsa Koramil 02 Rambah Koptu Dedy Nofery Samosir meminta kepada warga agar tidak melakukan membersihkan lahan dan hutan dengan cara di bakar.

Sebab, saat ini di Kabupaten Rohul, lanjutnya, kabut asap sudah semakin meresahkan warga.

“Kami dari TNI Polri menghimbau kepada warga agar meninggalkan kebiasaan membersihkan lahan atau hutan dengan cara dibakar,” kata Babinsa Koramil 02 Rambah Koptu Dedy Nofery Samosir.

“Kita bisa lihat sendiri, saat ini kondisi kabut asap sudah semakin banyak,” tutupnya mengakhiri.

(Dns)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed