by

SISWI SMP DISETUBUHI KAKAK IPAR LALU DIANCAM SEBAR FOTO BUGIL

BANGKA SELATAN detikperistiwa.com– RN (15) siswi SMP di Toboali Bangka Selatan melaporkan ulah bejat kakak iparnya Wisnu yang tinggal di Jalan Teladan, Kecamatan Toboali, Bangka Selatan, Rabu (1/3/2017).

Rn mengaku dicabuli Wisnu yang juga seorang guru sekolah dasar di Toboali.  Bahkan dia juga pernah disetubuhi oleh Wisnu.

Peristiwa tersebut terjadi 12 Agustus 2016 lalu. Saat itu korban Rn dicabuli di rumah orangtuanya sendiri di Jalan Teladan, Kecamatan Toboali.

Tiba-tiba Wisnu langsung masuk ke kamar RN. Dia meminta agar korban Rn tidak datang ke rumah pamannya yang sedang mencarinya.

“Mendengar perkataan itu korban memutuskan untuk tidak pergi dan berada di rumah, namun di rumah itu pelaku melakukan pencabulan, dengan menarik badan korban dengan posisi korban telentang, ia membuka celana panjang dan dalam, lalu melakukan pencabulan,” kata Kasat Reskrim Polres Basel AKP Rio kepada Bangka Pos (Tribunnews.com Network), Kamis (2/3).

Aksi Wisnu selanjutnya September 2016. Saat itu, pelaku Wisnu menghubungi korban Rn agar datang ke rumahnya dengan alasan untuk menjaga anaknya.

“Ketika sampai di rumah Wisnu sempat memberikan dua pil obat berbentuk bulat. Kecil berwarna putih dan menyuruh korban meminum obat tersebut.
Karena merasa takut berada di bawah ancaman pelaku korban langsung meminum obat itu,” jelasnya.

Setelah meminum korban merasakan pusing, mual dan lalu berbaring di kasur.

Kemudian pelaku dari arah dapur menghampirinya ke kamar dan memaksa korban untuk membuka baju, secara berulang-ulang.

Pelaku menyuruh membuka seluruh pakaiannya lalu pada saat itulah pelaku menyetubuhi korban. “Setelah melakukan pencabulan, Wisnu juga sempat memberikan uang sebesar Rp 100 ribu, sambil mengatakan itu untuk belanja.

“Kemudian diambil korban lalu pulang ke rumahnya menggunakan sepeda motor,” jelas Rio.

Selanjutnya pada Minggu 30 Oktober 2016 sekitar pukul 13.00 di rumah orangtua korban, pelaku datang ke rumah korban yang sedang menonton TV.

Ketika itu pelaku masuk ke kamar korban dan pelaku mendatangi korban sambil menanyakan kepada korban masih berhubungan tidak dengan pacarnya dan ia mengatakan belum tahu kapan mau memutuskan pacarnya.

“Ketika itu, pelaku merasa kesal menampar pipi kiri korban sebanyak dua kali dengan menggunakan tangan kanannya. Setelah itu korban menutup wajah menggunakan kedua tanganya sambil berbaring di kasur untuk melindungi wajahnya,” katanya.

Lalu dengan posisi duduk Wisnu membalikkan tubuh korban dengan cara menarik kedua lengan ke arah badannya.

Wisnu membekap wajah korban dengan bantal, setelah itu pelaku membuka celana pendek dan celana dalam yang dikenakan korban.

“Korban berteriak meminta tolong, tangan pelaku membekap mulut korban, ia sambil mengatakan jangan berteriak lalu pelaku melakukan pencabulan kembali terhadap korban,” ucapnya. (tbc)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed