by

Bukan Hanya Beli Keperluan Sekolah, Kapolsek Segeri Fasilitasi Anak Yatim Piatu Korban Konflik Wamena Masuk SD

PANGKEP-Tidak bisa dipungkiri, konflik papua khususnya Wamena menyisakan kesedihan duka bagi anak bangsa, khususnya para korban maupun keluarganya.

Seperti yang dialami Riskun, harus jadi anak yatim piatu karena kedua orang tuanya menjadi korban dari konflik tersebut.

Akan tetapi seiring dengan berjalannya waktu, kini Riskun terlihat lebih tegar.

Menurut Nenek anak ini, bahwa cucunya sudah semakin kuat dan semangat, terlebih setelah beberapa kali dikunjungi oleh pihak Kepolisian Polres Pangkep.

Sejak kunjungan Kapolres Pangkep AKBP Tulus Sinaga, SH, MH, bersama jajarannya dan yang terakhir Kapolsek Segeri yang membawa cucunya ke pasar untuk membeli perlengkapan sekolah cucunya.

Tidak hanya disitu saja, Kapolsek Segeri Iptu Sumarto, memfasilitasi langsung ke pihak sekola SD 26 Kampung Mangkaca agar anak ini bisa diterima bersekolah di sekolah SD 26 Mangkaca.

Sehingga semenjak tinggal bersama nenek, anak ini telah diterima resmi menjadi salah satu murid di SD 26 Mangkaca.

Kapolsek Segeri mengatakan Bahwa duka anak itu adalah duka kami juga, sehingga sebisa yang kami perbuat, akan kami lakukan untuk Riskun.

Lebih lanjut, Kapolsek juga sempat memberikan pesan yang cukup mengharukan kepada Riskun.

“Anak gagah! jangan bersedih, sekolah yang pintar, raih cita-citamu, kami akan selalu bersamamu,” katanya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed