4 MENINGGAL DUNIA, PENANGANAN DARURAT BANJIR DAN LONGSOR TERUS DILAKUKAN DI KABUPATEN 50 KOTA

LIMA PULUH KOTA detikperistiwa.com–-Penanganan darurat bencana banjir dan longsor di Kabupaten  50 Kota,  Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Jum’at, (3/3)  sekitar Pukul 19.00  Wib masih terus dilakukan.

Akibat, hujan deras sejak  Kamis, 2 Maret 2017, sampai saat ini  hujan masih berlangsung. Dampak terdapat 12 titik banjir genangan di 7 Kecamatan dengan titik tertinggi dan terparah 1,5 meter di Kecamatan Pangkalan akibat meluapnya sungai Maek.

Jalan negara yang menghubungkan Sumbar-Riau terputus, karena ada 9 titik lokasi kongsor di Wilayah Kecamatan Pangkalan, termasuk akses menuju kota Kecamatan  Pangkalan yang terkena banjir juga terputus seluruhnya di Kabupaten  Limapuluhkota terdapat 13 titik longsor.

Korban,  8 mobil tertimpa longsor di Km 17 Koto Alam, Kec Pangkalan (Jalan yang menghubungkan Sumbar – Riau) yang mengakibatkan sampai saat ini sementara diketahui 4 orang meninggal dunia.

Upaya Tim Gabungan BPBD Limapuluhkota bersama Polisi (Brimob), TNI, Basarnas, PLN, Dinas Sosial, Dinkes, Relawan berupaya membersihkan material longsor untuk menuju Kec. Pangkalan yang terdampak banjir.

Pencarian dan evakuasi korban 8 mobil yang tertimpa longsor di KM 17 Koto Alam Kecamatan Pangkalan.

Pihak BPBD Limapuluhkota juga telah menghubungi BPBD Kabupaten Kampar-Riau untuk membantu penanganan banjir di Kecamatan Pangkalan dengan berusaha masuk melalui Riau tapi tidak dapat tembus juga karena terhalang longsor.

Logistik dan bantuan perahu karet untuk evakuasi belum bisa masuk ke wilayah Kecamatan Pangkalan karena terhalang 3 titik longsor besar lagi yang harus dibersihkan.

Sementara itu, pihak BPBD Prov Sumbar telah mengirim 1 unit perahu dan masih tertahan longsor bersama tim gabungan.

Kondisi terkini, PLN mematikan listrik di beberapa wilayah terdampak banjir sehingga sulit berkomunikasi, beberapa daerah mengalami blank spot sinyal.

Kemudian pendataan warga terdampak banjir terutama di Kecamatan Pangkalan belum dapat dilakukan dengan maksimal karena belum dapat tembus ke lokasi sehingga data jumlah KK/jiwa terdampak belum dapat terlaporkan.

Info lanjut hubungi Kalaksa BPBD Kab Limapuluhkota (Nasriyanto +62 813 74355411). Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB

Sutopo Purwo Nugroho (group FPII)

No Response

Leave a reply "4 MENINGGAL DUNIA, PENANGANAN DARURAT BANJIR DAN LONGSOR TERUS DILAKUKAN DI KABUPATEN 50 KOTA"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.