by

HUT ROHUL KE 20 TAHUN 2019, MASYARAKAT TENTERAM, PEMKAB BANGUN DAERAH DARI PINGGIRAN

 

ROKAN HULU-Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul)   ke 20 Tahun  2019,  dengan moto ‘Membangun Desa dan Menata Kota’,  Pemkab Rohul berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, terbukti dalam empat tahun terkahir, telah  menggesa pembangunan dari daerah terisolir pinggiran terluar Negeri Seribu Suluk.

HUT Rohul yang jatuh pada 12 Oktober, kali ini mengusung tema ‘Dengan Hari Jadi Kabupaten Rokan Hulu yang ke-20 (1999-2019) Kita Siapkan Manusia Unggul Dan Tingkatkan Semangat Serta Spirit Membangun Desa Menata Kota Untuk Meraih Daerah Yang Bermarwah Menuju Rokan Hulu Yang Berbudaya, Maju dan Sejahtera’.

Pada kesempatan ini, kegiatan di awali dengan kegiatan Upcara di Kantor Bupati  Rohul, bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup), Bupati Rohul H  Sukiman,  Komandan Upacara,  Camat Rambah Samo Adi Irawan,  dengan Pimpinan Upacara, Kepala Dinas Perizinan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Ridarmanto.

Dalam amanat, Bupati H Sukiman pada ucpacara itu, mengucapkan selamat hari jadi Kabupaten Rokan Hulu yang ke 20. “Semoga Rokan Hulu kedepan tambah maju dan masyarakat sejahtera,” katanya.

Lanjutnya, Rohul di umur yang ke 20 ini, khususnya 2 tahun terakhir dan pada tahun 2019 telah melaksanakan pembangunan di berbagai bidang, disesuaikan dengan aspirasi dan kebutuhan masyarakat dengan perencanaan yang teliti serta disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah sesuai visi misi ‘Membangun Desa Menata Kota’.

“Berbagai hasil kerja keras bersama telah kita peroleh yang dibuktikan dengan beberapa apresiasi dan penghargaan yang kita terima, bukti kita tidak bergerak sendiri, melainkan harus tetap melaksanakan inovasi dan kreasi dalam negeri dari waktu ke waktu,”   pesannya.

H Sukiman Mantan Dandim Inhil ini,  mengakui berbagai kekurangan yang masih belum tercapai, namun  berharap melalui hari jadi Kabupaten Rohul  ini, untuk terus bersama membangun Rohul   kedepan.

“Mari kita bersyukur di hari jadi ke 20 tahun Kabupaten Rohul ini, untuk tetap kita memberikan yang terbaik untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Usai upacara di Kantor Bupati Rohul, kemudian dilanjurkan dengan agenda yang sama, digelar di Kantor DPRD Rohul yakni rapat Paripurna  Istimewa DPRD Rohul  dalam peringatan Hari Jadi ke 20 Kabupaten Rohul yang jatuh 12 Oktober 2019.

Di tempat ini pun, paripurna langsung dipimpin Ketua DPRD Rohul dari Partai Gerindra, Novliwanda Ade Putra ST, di dampingi Wakil Ketua DPRD dari Partai PAN Syahril Topan, ST Wakil Ketua dari Partai PDIP Hardi Candra dan Sekretaris Dewan, Budhia Kasino.

Paripurna Istimewa,  puncak HUT Rohul ke 20 di Aula Gedung  DPRD Rohul, Jalan Panglima Sulung, Desa Koto Tinggi, Kecamatan Rambah  Sabtu (12/10/2019) tepat pukul 11.25 Wib, Ketua DPRD Rohul Novliwanda Ade Putra secara resmi membuka dan menyatakan terbuka untuk umum.

Disampaikan, Ketua DPRD Rohul, Negeri Seribu Suluk memiliki sumber daya alam yang melimpah, memiliki keanekaragaman budaya dan  suku, masyarakatnya hidup secara harmonis dan penuh toleransi negeri yang memiliki keleluasaan untuk berkarya dan mengabdi dengan penuh dedikasi.

Novliwanda Ade Putra, ST berharap di masa-masa yang akan datang Rohul aman, tertib serta masyarakatnya sejahtera lahir dan batin. “Beberapa peristiwa yang baru saja kita lewati yakni pesta demokrasi dalam memilih Presiden dan Wakil Presiden serta anggota legislatif, DPR RI, DPD RI, DPRD Riau dan DPRD kabupaten/kota untuk periode 2019 2024 secara serentak, keberhasilan penyelenggaraan pemilu kali ini, tentu saja dapat diraih berkat kerja keras dan dukungan semua pihak dengan semangat kebersamaan dan kekeluargaan yang luar biasa,”  bebernya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak terutama KPH-Bawaslu, aparat hukum dan keamanan,” sambungnya.

Selanjutnya Novliwanda Ade Putra, menyebutkan,  pada tahun 2019 ini, Rohul juga mengalami suatu persoalan yaitu terkait karhutla dan kabut asap yang menyebabkan masyarakat menjadi kesusahan masyarakat tidak bisa menghirup udara segar tidak bisa beraktivitas dengan bebas.

“Bahkan banyak yang terserang penyakit infeksi saluran pernapasan akut atau kronis serta terganggunya proses belajar mengajar, kita sangat berharap di tahun-tahun mendatang, hal ini dapat kita atasi sedini mungkin,” imbuhnya.

Katanya, Ulang Tahun ini merupakan refleksi perjalanan yang telah ditempuh sepanjang tahun, momen ini adalah hari penting, setidaknya untuk mengingat baik-buruk perjalanan setahun terakhir.

“Dengan ulang tahun kita berharap akan ada perubahan signifikan dalam perjalanan hidup berikutnya, dan dengan ulang tahun ini kita berencana akan apa yang kita dilakukan untuk memenuhi impian maupun harapan yang tertunda, dengan kata lain ulang tahun jadi semacam tanda bahwa kehidupan masih memberi makna,” jelasnya.

Demikian pula ulang tahun  Kabupaten Rohul, sambungnya, merupakan refleksi kolektif atas sejumlah harapan dan impian masyarakat tentang Kabupaten Rohul, untuk tahun berikutnya ulang tahun Kabupaten pun boleh disebut sebagai refleksi korektif tentang apa saja yang telah dicapai dan yang belum diraih selama ini.

“Tak aneh bila hari di hari ulang tahun Kabupaten menjadi riuh oleh sejumlah aktivitas minimal aktivitas rasa syukur bahwa hingga hitungan kesedihan Kabupaten Rohul masih dicintai warganya meskipun ekspresi kecintaan kepada Kabupaten Rohul  dilakukan dengan cara beragam, intinya sama yakni adanya keinginan untuk memajukan taraf kehidupan, secara umum sebuah tindakan yang berawal dari proses penyadaran bagi sebuah kesejahteraan kolektif, sebuah kesadaran yang dibangun tidak saja oleh mimpi melainkan oleh pertimbangan realitas dan kemampuan daerah sudah 20 tahun usia kabupaten yang kita cintai ini,” paparnya.

“Dengan pertambahan usia tentunya bertambah pula pengalaman yang akan menjadi modal yang berharga untuk membangun Rohul di masa depan, kita berharap rapat paripurna hari ulang tahun Kabupaten Rohul  ini tidak hanya dijadikan seremonial saja, ” jelasnya.

Namun juga menjadi alat introspeksi sejauh mana seluruh jajaran mampu bekerja dengan baik. “Sehingga pembangunan di Rohul hari demi hari makin baik Mari sama-sama kita tepuk pupuk persatuan kekompakan untuk membangun Rohul yang lebih baik, karena tanpa persatuan dan kekompakan semua ini yang ada sangat mustahil rasanya kita dapat menciptakan Rohul yang lebih baik,”
cetusnya.

“Kami menghimbau, mari kita tanamkan dalam diri kita siapapun kita untuk ikut mengambil andil dalam membangun Rohul  yang kita cintai ini dalam meraih kemajuan kemandirian dan kemartabatan, melalui peringatan hari jadi Kabupaten Rohul tahun ini, kami mengajak kita semua untuk memanjatkan rasa syukur kehadiran Allah atas segala nikmat yang telah diberikan, kita berharap agar senantiasa diberikan kekuatan dalam menata kehidupan di Kabupaten Rohul,” urainya.

 

Pemaparan Sejarah Singkat RH Daulay

Masih di tempat yang sama, salah seorang  Pendiri Kabupaten Rohul Ir R H Daulay,  pada kesempatan  ini, HUT Rohul ke 20 menyampaikan sejarah singkat berdirinya Kabupaten Rohul pada tahun 1999 lalu, dirinya membagi dua yakni dari tahun 1999 dan sebelum tahun itu.

Kemudian tahun 1998,  ke depan jadi memang Rohul ini diperoleh, namun didapat secara utuh itu, baru di tahun 2004, sebelum itu keluarnya undang-undang 53 Tahun 1999, itu  ada persoalan   3 desa,  jadi tahun 2004 barulah selesai utuh.

Lanjutnya, di Riau Sungai Siak, Sungai Kampar,  Sungai  Indragiri dan Sungai Rokan, itulah sekarang itu Sungai  Rokan yang berasal dari Bukit Barisan-Sumatera sampai Pantai Timur Selat Malaka

Itulah Sungai Rokan jadi Sungai Rokan ini berasal dari Bukit Barisan jadi Rokan Hulu itu adalah cerita dulu dari sejak 1998, terpilihlah H Saleh sebagai Gubernur Riau yang  sebelumnya adalah sebagai Bupati  Kampar selama 2 periode di Bangkinang Kampar.

“Saya adalah sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dengan beliau jadi beliau terpilih di 1998  sebagai gubernur, jadi pada saat beliau sudah terpilih dan dilantik kita dari masyarakat  belum bicara Rohul  pada saat itu,” kata R H Daulay.

Dia juga menjelaskan, peran pemuda sangat luar biasa dalam menjadikan Rohul sebagai sebuah kabupaten, bahkan masih segar dalam peran aktif dari Pemuda Rohul Hardison Said Nasution dan rekan-rekannya untuk menjadikan  dan mewujudkan daerah ini menjadi sebuah kabupaten.

Bahkan RH Daulay juga menyinggung, nama lainnya pejuang  yang menjadikan Rohul, seperti  H Muhammad Said Nasution, Syarifuddin Nasution,  Ramlan Zas, Hamdan Kasim, Tedy Mirzal Dal, Ruslan Abdu Gani, Hasanuddin Nasution  dan lainnya.

” Saat itu, marena mendapat respon dari Gubernur, secepatnya diadakan rapat membuat undangan, dalam  rapat itu, lalu langsung beliau minta rapat di rumahnya di Jalan Pattimura Pekanbaru,” ujarnya.

“Jadi saya bikin undangan pada saat itu saya juga ikut menandatangani undangan dengan mengundang 70 tokoh Rohul, untuk memekarkan Rohul dengan ibu Kota Pasir Pangaraian,” imbuhnya.

Namun RH Daulay juga  tak menampik perjuangan Tokoh-Tokoh untuk menjadikan Rohul, pada 1987, di tahun 1967, bahkan di tahun 1960, bahkan ada juga Musywarah  Besar (Mubes).

Dijelaskan RH Daulay beragam suka duka dijalani panitia, hingga terbitnya Undang-Undang 53 Tahun 1999 pada tanggal 12 Oktober 1999 jadi semua pihak  menyetujuinya, dengan  menyisahkan catatan 3 Desa, yakni Aliantan, Tandun  dan Kabun.

RH Daulay meminta Pemkab Rohul  membagun monumen berdirinya  Rohuk, kemudian dibuatnya suatu buku sejarah Rohul, sehingga generasi muda mengerti dan mengetahui sejarah  panjang berdirinya kabupaten ini.

“Kami berharap diberikanlah perhatian kepada anak cucu pejuang Rohul, karena orang tuanya sudah berjuang untuk daerah ini,  kemudian saya selalu memberikan masukan dalam membangun suatu daerah ini yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat jangan bangun yang tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.

 

Orasi Pembngunan Bupati Rohul  H Sukiman

Disampaikan, Bupati Rohul  H Sukiman, rapat paripurna DPRD Rohul dalam memperingati Hari Jadi ke 20 Kabupaten Rohul Tahun 2019,  saat ini merupakan hari istimewa bagi semua masyarakat Kabupaten Rohul, karena memperingati hari jadi daerah yang ke 20, dituangkan  dalam suatu  rapat paripurna antara pemerintah dan anggota dewan yang dihadiri Wakil Gubernur Riau serta para tokoh yang berjasa mendirikan Rohul.

 

“Momentum ini membuat kita bersama-sama merasakan kedamaian dan ketentraman terjadinya kekompakan di antara kita dengan suasana yang cukup kondusif,” katanya.

Lsnjutnya, Hari Jadi ini, kiranya saat yang paling tepat untuk memaknai yang secara filosofis, bermakna berupaya untuk menengok masa lalu sebagai sebuah mata rantai sejarah dan sebuah masa lalu adalah pondasi yang sangat bernilai sebagai referensi masa kini untuk masa depan

“Peringatan hari jadi juga kita jadikan sebagai sarana, mawas diri atau introspeksi diri, dengan demikian setiap perjalanan kehidupan ini selalu bermakna, karena mampu memberikan jawaban atas persoalan kekinian serta respon dengan tantangan kedepan,” imbuhnya.

Lanjutnya, Hari Jadi ini, juga merupakan suatu upaya mendesain atau merancang sebuah formula sebagian masyarakat Rohul. “Kita wajib bersyukur dengan menjadikan hari kelahiran Rohul  ini sebagai sebuah inspirasi dan motivasi untuk mengisi kembali setiap detik-detik perjuangan kehidupan daerah ini dengan karya dan prestasi,” imbuhnya.

“Lalu kita bingkai, catatan perjalanan hari ini dan ke depan dengan kerja produktif demi meraih cita-cita dan harapan masa depan yang lebih baik begitu juga sebagai generasi penerus,” ujarnya.

“Mari kita jadikan sejarah sebagai sebuah untaian peristiwa penuh makna dan hikmah lalu dan sejarah kehidupan pemerintahan dan pembangunan,” bebernya

Selama ini bisa memetik pembelajaran bahwa setiap generasi kepemimpinan memiliki warna dan dinamika tersendiri sesuai arahan  para pendahulu dan para pendiri serta tokoh yang berjasa terhadap berdirinya Kabupaten Rohul

“Dengan hormat kami menyampaikan terima kasih atas jasa dan pengabdian terbaik kepada daerah Kabupaten Rohul yang sama-sama kita cintai dan kita banggakan,” paparnya.

Bila ditilik ke belakang perjalanan Rohul selama 20 tahun menjadi kabupaten, maka dapat tercatat beberapa peristiwa penting dan momentum untuk diingat, dijadikan sebagai bahan renungan dan evaluasi bagi semua gimana Pada kurun waktu 5 tahun pertama keberadaan Rohul.

Di samping dihadapkan pada berbagai permasalahan keterbatasan infrastruktur dan lain-lain, juga dihadapkan pada persoalan wilayahnya yang belum tuntas dan final dengan kabupaten induk Kabupaten Kampar, soal ini bukan saja menguras tenaga fikiran dan biaya.

Namun sampai kini   belum dapat dilaksanakan pembangunan secara optimal, khususnya di Lima Desa “Alhamdulillah berbagai persoalan tersebut dapat diselesaikan dengan sebaik-baiknya. “Tapi khusus yang 5 Desa, hingga kini masih menjadi permasalahan yang belum dapat terselesaikan. Sekarang kita berada di 5 tahun ke empat tahun 2016-2021 yang mengarahkan pembangunan Kabupaten Rohul pada daerah pinggir dan daerah terisolir yang banyak berada di pedesaan mengingat sebelumnya kita fokus di daerah perkotaan dengan tetap melaksanakan penataan di daerah perkotaan,” urainya.

Selain itu, sesuai usianya yang semakin remaja maka daerah ini memerlukan jati diri yang membedakannya dengan kabupaten lain yang ada seperti julukan Negeri Seribu Suluk yang telah ditetapkan secara resmi melalui peraturan daerah.

“Pada momentum yang sangat istimewa ini, izinkanlah saya sebagai pelaku aktif pelaksana pembangunan. Sekaligus yang dipercaya masyarakat menahkodai dan pengendali kabupaten yang kini kita cintai menyampaikan beberapa program dan kegiatan secara umum yang telah dilaksanakan dan akan dilaksanakan dalam  mewarnai dan membentuk kabupaten ini, menjadi suatu kabupaten yang bermarwah sesuai dengan visimisi Kabupaten Rohul sekarang yaitu bertekad mewujudkan Kabupaten  ‘Sejahtera Desa  Menata Kota’, ” tuturnya.

Maka pencapaian visi tersebut baik bidang ekonomi kerakyatan pendidikan infrastruktur kesehatan dengan landasan kehidupan agama dan budaya diarahkan pada porsi yang lebih besar ke daerah pedesaan. Hal tersebut mengingat kondisi desa yang ada di mana secara umum, masih serba terbatasnya sarana dan prasarana serta infrastruktur yang ada.

Maka di samping memerlukan penetapan prioritas juga memerlukan skala berdasarkan desakan dan kebutuhan masyarakat berdasarkan pertimbangan tersebut.

Kemudian, kebutuhan mendesak dan ujian yang harus dilaksanakan pada periode pertama adalah pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan serta sarana penunjang lainnya.

“Dapat kami sampaikan selama 2 tahun terakhir 2017-2018 di bidang infrastruktur jalan telah terjadi peningkatan di mana tahun 2019 ini telah terbangun jalan sepanjang 102, 47 KM peningkatan jalan dari kerikil ke aspal yang diutamakan ke daerah pedesaan telah terbangun 203, 43 KM untuk jembatan juga dibangun sebanyak 18 unit dan untuk pemeliharaan jembatan sepanjang 445 kilometer gorong-gorong juga dibangun sebanyak 85 unit,” ungkapnya.

Khususnya untuk pembukaan akses jalan dan jembatan Sentral yang menghubungkan antara desa dan Kecamatan serta antara kecamatan dengan Kabupaten untuk kelancaran dan potensi produksi hasil usaha masyarakat selain itu pembangunan jalan ditujukan kepada desa dan masyarakat yang terletak jauh dan berada di pinggiran serta bagian terluar dari Kabupaten Rokan Hulu bahkan ada yang tergolong terisolir sulit terjangkau.

Tidak kalah, pentingnya di bidang lain seperti kesehatan, Puskesmas saat ini tengah berjumlah 22 Puskesmas yang hampir seluruhnya sudah terakreditasi untuk Posyandu berjumlah 603 dan pustu sebanyak 128 yang tersebar di seluruh pelosok Rohul dan siap memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Sedangkan untuk bidang pendidikan Rokan Hulu juga telah berjuang baik untuk pelayanan dan juga jumlahnya untuk TK sebanyak 261 sekolah SD sebanyak 364 sekolah SMP sebanyak 130 sekolah dan 3 SMK dan SMA sebanyak 36 sekolah dan ini untuk peningkatan pendidikan pemerintah mengalokasikan anggaran APBD Rokan Hulu lebih sampai 20% sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku

“Dapat kami sampaikan  sebagai salah satu indikator keberhasilan Kabupaten Rohul. Dalam melaksanakan pembangunan pada tahun 2017, 2018, 2019 beberapa apresiasi dan penghargaan telah kita peroleh baik di tingkat provinsi maupun tingkat nasional,” katanya.

Beberapa di antaranya kita lain pada tahun 2011 antara lain adalah penghargaan dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia atas Keberhasilan menyusun dan menyajikan laporan keuangan tahun 2017 dengan standar tertinggi.

Kemudian, penghargaan terhadap penilaian opini wajar tanpa pengecualian, Terbaik 1 perencanaan pembangunan daerah Provinsi Riau pada tahun 2018,  Penganugerahan penghargaan Desa sadar jaminan sosial Ketenagakerjaan tingkat nasional peringkat ke-3 nasional tahun 2018

Kemudian,  Pembangunan Daerah Provinsi Riau tahun 2018 sebagai pelengkap terbaik kategori Kabupaten tahun 2018 PAUD tahun 2018 dari Kementerian PAUD dikmas Provinsi Riau pada tahun 2018,  penghargaan Invesment Awards nominasi penyelenggara Pelayanan Terpadu Satu Pintu PTSP Kabupaten terbaik tahun 2018 dari Kepala Badan Penanaman Modal Republik Indonesia

Kemudian  tahun 2019 penghargaan  penghargaan tulus ikhlas atas partisipasi dan dukungan terhadap pelaksanaan peringatan Hari Pers Nasional 2019 tingkat provinsi Riau, Penghargaan dari Kementerian Agraria dan tata ruang Badan Pertanahan Nasional provinsi Riau tahun 2019, penghargaan penetapan dan penegasan batas desa terbaik tingkat nasional tahun 2019 dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia  dan Penetapan karya budaya benda Indonesia berupa karya tari  dari Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.

“Saat ini kami mengajak dengan momen hari jadi Rohul  ke 20 ini, kita bertekad untuk melaksanakan sinergi bersama bergandeng tangan untuk mengisi pembangunan Kabupaten Rohul.  Memang secara kodrati perbedaan baik suku ras agama dan kebudayaan sampai pendapat dan cara pandang, namun untuk Rohul  perbedaan yang ada hendaknya bukan menjadi penghalang dan penghambat untuk kita banyak berbuat jujur, hendaknya keragaman yang ada dapat kita jadikan sebagai suatu kekuatan yang besar,” imbuhnya.

“Sekaligus memperkaya warna, sehingga hasilnya akan lebih indah sebagai ilustrasi bagi kita di dalam konsep membangun Rohul, dapat kita mengambil contoh dari pelaksanaan pembangunan secara nasional yang memandang seseorang berdasarkan hasil karya yang dibuatnya, bukan kepada sosok pribadi dan asal usul dari seseorang,” ungkapnya.

“Sehingga orientasi penilaian kita hendaknya lebih kepada hasil yang diperoleh, bukan kepada siapa yang menghasilkan, dalam konteks kehidupan dan peradaban Melayu yang selalu menjadi pedoman adalah dimana bumi dipijak disitulah langit dijunjung, berkaitan dengan itu melalui kesempatan yang baik ini kembali saya tegaskan untuk Kabupaten Rohul  dan siap berjuang mengorbankan tenaga pikiran dan kemampuan agar gairah dan masa kini dapat meningkatkan kesejahteraannya masyarakat,” tukasnya.

Arahan  Wagubri  Edy Natar

Wakil Gubernur Riau Brigjend (Purn) Edi Natal menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi ke 20 Kabupaten Rohul, momentum ini  yang bertemakan Dengan Hari Jadi Kabupaten Rokan Hulu Ke 20 Kita Siapkan Manusia Unggul Dan Tingkatkan Semangat Serta Spirit Membangun Desa Menata Kota Untuk Meraih Daerah Yang Terbaru Menuju Rokan Hulu Yang Berbudaya, Maju, Merata dan Sejahtera

Kini genap 20 tahun usia Kabupaten Rohul yang terus memantapkan program-program pembangunan bagi kesejahteraan masyarakat, patut kiranya disyukuri dengan peringatan Hari Jadi ke-20 ini  terus menatap kedepan untuk menjadi kabupaten yang maju dan sejahtera.

Berdirinya Kabupaten Rohul  ini tidak terlepas dari perjuangan para tokoh pendirinya yang tidak kenal lelah terus berjuang dengan mendarmabaktikan segenap jiwa raganya, sehingga terbentuklah Kabupaten  seperti yang ada sekarang ini.

Atas kesuksesan yang sudah mereka perjuangkan tersebut. “Maka saya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mensyukurinya, dengan cara melanjutkan pembangunan di berbagai bidang Kabupaten Rohul dengan segenap potensi sumber daya alamnya telah banyak memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat sendiri,”  katanya.

Sehingga Kabupaten Rohul mampu mensejajarkan dirinya dengan kabupaten lainnya yang ada di Provinsi Riau. Kabupaten yang diberi julukan sebagai Negeri Seribu Suluk memiliki penduduk sekitar  601208 jiwa dengan luas wilayah sebesar 7449,85 km2, sementara itu dengan upaya meningkatkan pembangunan perekonomiannya di tengah-tengah masyarakat pembangunan ekonomi yang selama ini telah diupayakan dengan sangat baik.

Diharapkan mampu mendorong kemajuan baik fisik sosial mental maupun spiritual, hingga sampai ke segenap pelosok negeri terutama wilayah yang masih tergolong sebagai daerah yang tertinggal.

Selainitu faktor-faktor penentu keberhasilan pembangunan di Kabupaten Rohul dalam mewujudkan cita-cita, guna mensejahterakan masyarakatnya yaitu menciptakan kesatuan, kerukunan sosial, supremasi hukum, tata kelola pemerintahan yang baik mempercepat peningkatan ekonomi daerah pengurangan angka kemiskinan dan pengangguran serta peningkatan kapasitas kelembagaan dan aparatur daerah pemerintah pusat dan pemerintah daerah provinsi Riau bersama unsur-unsur pemerintah yang ada di Kabupaten Rohul.

Terus memanfaatkan komunikasi dan koordinasi dalam program pembangunan di berbagai bidang program pembangunan ekonomi makro dan mikro terus dilakukan secara berkesinambungan termasuk upaya pemberantasan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Begitu pula, kegiatan nyata lainnya melalui peningkatan investasi dan penanaman modal oleh para investor dengan berbagai kebijakan di antaranya proses deregulasi dan debirokratisasi serta pembangunan infrastruktur.

Guna mendukung investasi tersebut melalui peringatan Hari Jadi ke-20 ini Kabupaten Rohul  telah menerima sertifikat penghargaan warisan budaya tak benda dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, benda tersebut berupa tari dan wayang yang diserahkan kepada pemerintah Kabupaten Rohul pada  8 Oktober 2019 yang lalu.

Penghargaan ini merupakan keistimewaan bagi Kabupaten Rohul yang berulang tahun pada hari ini dengan adanya penghargaan ini, maka menjadi kewajiban kita semua terutama masyarakat di Kabupaten Rohul untuk selalu memelihara melestarikan dan mengembangkan budaya daerah sebagai bentuk nilai-nilai luhur dan karya seni budaya daerah serta nasional, kedepannya.

“Pada kesempatan ini saya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap menjaga hubungan harmonis dengan berbagai suku dan etnis yang ada di Provinsi Riau jangan sampai jadi gesekan-gesekan yang dapat merusak persatuan dan kesatuan kita sebagai anak bangsa,” pungkasnya.

“Oleh sebab itu, mari kita pelihara persatuan dan kesatuan kerukunan antar umat beragama dan tidak mudah menerima isu-isu negatif yang dapat merusak harmonisasi persatuan dan kesatuan di daerah Rohul ini,” sebutnya.

“Di samping itu saat ini kita sedang menghadapi musim kemarau yang panjang yang diperkirakan waktunya akan sampai akhir bulan Oktober ini beberapa waktu yang lalu telah terjadi kebakaran hutan dan lahan yang menyebabkan kabut asap di beberapa wilayah Sumatera dan Kalimantan termasuk Provinsi Riau,” paparnya.

“Berhubungan dengan kejadian tersebut saya menghimbau kita semua untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, sama-sama kita cegah agar kedepannya Provinsi Riau ini bebas dari kebakaran hutan dan lahan sebagaimana yang kita rasakan beberapa waktu yang lalu,” pungkasnya.

“Akhirnya dalam kesempatan ini saya ingin mengingatkan bahwa ulang tahun Kabupaten Rohul  ke-20 tahun 2019 ini, hendaknya sama-sama kita jadikan momentum bagi kemajuan Rohul  ke depan, jangan sampai hari ulang tahun ini hanya sekedar sebagai sebuah seremonial rutin tanpa memiliki makna,” tuturnya.

“Selamat ulang tahun Rokan Hulu  aku bangga menjadi warga mu demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini kiranya dapat menjadi perhatian kita bersama,” tutup Edy Natar mengakhiri.

Dalam kesempatan  itu, hadir  Ketua LAMR Rohul,  H Zulyadanai, Ketua TP PKK Hj Peni Herawati Sukiman, Sekda Abdul Haris S Sos, M  Si, Forkopimda Rohul, Ketua DPW, Ketua Bhayangkari, para Pendiri Kabupaten Rohul, Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Camat para Kepala Desa, Lurah,

Tampak para Kabid, Kasi, Tokoh Masyarakat, Agama, Pemuda Pancasila, Ikatan Pemuda Karya, peserta upacara ada Personil TNI, Polri, Satpol PP dan Damkar, Pelajar tingkat SMA dan SMP dan lainnya.

Selanjutnya, para Pendiri Kabupaten Rohul, Makan siang bersama Wakil Gubernur Riau Brigjen (Purn) H Edi antar Nst S IP, Ketua DPRD RiauI Hj Septina Primawati SE, Bupati Rohul H Sukiman dan Hj Peni Herawati, Ketua DPRD dan Wakil Ketua DPRD Rohul Forkopimda Rohul, dan lainnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed