by

Pemerhati Nelayan Setuju Harapan Erick Thohir Bagi Mereka Yang Berkeringat

JAKSRTA-Mantan Tim Kampanye Nasional (TKN) Indonesia Maju, Erick Thohir, berharap Presiden Ir H Joko Widodo (Jokowi) memilih orang-orang yang berjuang memenangkannya. Harapan Erick Thohir terkonfirmasi seusai bertemu Menteri Sekretaris Kabinet (Menseskab) Pramono Anung di Kompleks Kepresidenan Jakarta Kamis, (17/10/2019).

“Saya selalu bilang, siapapun yang terpilih saya berharap orang-orang yang berkeringat, Dan yang penting punya track record yang baik,” ucapan mantan Ketua TKN Erick Thohir dalam menanti Presiden Jokowi mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Kerja jilid kedua masa bakti 2019-2024 dalam waktu dekat ini.

Pemerhati nelayan Teddy Syamsuri melalui rilisnya kepada pers (17/10/2019) dari poskonya di Jl. Kober Kecil No. 21A Rawabunga, Jatinegara, Jakarta Timur 13350, secara spontan langsung menyambut baik, sekaligus setuju apa yang menjadi harapan mantan Ketua TKN Erick Thohir.

“Itu harapan yang benar dan tepat. Memilih orang-orang yang berkeringat saat memperjuangkan pemenangan Pak Jokowi asal punya track record yang baik, merupakan pilihan yang bijak,” ujar Teddy yang Ketua Umum Lintasan ’66 dan Sekretaris Dewan Pembina Seknas Jokowi DKI.

Terlebih lagi,  Erick Thohir diharapkan yang dipilih Presiden Jokowi atas hak prerogatifnya, yang bisa berbicara tantangan yang mesti dihadapi Indonesia, khususnya masalah perekonomian global. Termasuk harapan adanya pertumbuhan ekonomi Indonesia, yang tidak terpengaruh perang datang antara Amerika Serikat (AS) dengan China.

Sambutan baik dan persetujuan pemerhati nelayan tersebut berkaitan dengan banyaknya aspirasi kaum nelayan, pembudidaya, ukmk dan industri perikanan, termasuk assosiasi para bupati/walikota daerah pesisir dan elemen relawan Poros Benhil.

Yang dicatat oleh Teddy Syamsuri, mereka mengharapkan nama Prof Dr Ir H. Rokhmin Dahuri, MS. yang asalnya anak nelayan dan selalu bicara solusi untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi yang stagnan diseputar 5 persen, berkenan untuk dipilih menjadi pembantu Presiden Jokowi di periode keduanya.

Profesor yang anak nelayan tersebut sudah berjuang untuk pemenangan Presiden Jokowi, bersama Erick Thohir yang Ketua TKN berkampanye di Dumai Riau pada 26 Maret 2019.

Bersama Erick Thohir juga berkampanye di Cirebon pada 5 April 2019. Baik di Dumai maupun di Cirebon, menampilkan Calon Presiden (Capres) Jokowi untuk menyampaikan pidato visi misinya.

Kemudian oleh karena sesuatu hal yang tidak bisa diikuti oleh Capres Jokowi, bersama Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Wamen ESDM) Arcandra Thahar gelar Kampanye Akbar Pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin di Padang Sumatera Barat pada 9 April 2019.

Bersama Kepala Staf Presiden Jenderal Purn Moeldoko, profesor anak nelayan tersebut duduk sama-sama di Dewan Pembina Poros Benhil, sebuah organ relawan yang bergiat dalam hal kajian ilmiah yang kreatif dan inovatif untuk kepentingan pembangunan ekonomi nasional.

Yang paling progres saat profesor tersebut merasa optimis terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk bisa melampaui 7 persen pertahun, apabila sektor perikanan dikelola secara sungguh-sungguh, tepat, benar dan memperhatikan daya dukung lingkungan hidup.

Menurut keyakinan Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor (IPB) dan kembali duduk sebagai Ketua DPP PDI Perjuangan bidang Kelautan dan Perikanan itu, tutur Teddy Syamsuri, sudah diperhitungkan secara matang tanpa terpengaruh oleh perang dagang antara AS dengan China.

“Potensi besar atas sumberdaya perikanan dan permintaan pasar global juga besar, maka jika dikerjakan secara komprehensif, beliau sangat optimis angka pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa melewati 7 persen,” lanjut pemerhati nelayan.

Namun demikian dan demi menjunjung tinggi hak prerogatif Presiden Jokowi dalam memilih menteri pembantunya dalam kabinet di dua periodenya, pemerhati nelayan ditengah sangat berharap tapi tetap menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Jokowi sendiri.

Pada prinsipnya dalam menyuarakan aspirasi kaum nelayan, adalah demi untuk kesejahteraan hidup mereka yang selama ini kurang sentuhan. Memang sangat diharapkan terpilihnya seorang menteri yang khususnya berkemampuan mengentaskan kubangan kemiskinan kaum nelayan.

“Namun demikian, segala sesuatunya, pastinya kami serahkan kepada Presiden Jokowi dalam memilih menteri yang terbaiknya,” pungkas pemerhati nelayan Teddy Syamsuri yang didampingi Koordinator Lapangan Eddi Samsuri.

 

(66TS)

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed