by

BUNTUT KERICUHAN ANGKOT-TRANPORTASI ON LINE, POLlSI AMANKAN 21 ORANG

 

TANGERANG-Meski sudah ada kesepakatan damai antara sopir angkot dan transportasi online yang bertikai di Kota Tangerang, kemarin Petugas Polres Metro Tangerang masih melakukan penangkapan terhadap 18 orang pemuda yang akan melakukan kericuhan di daerah tersebut.
Ke 18 orang yang mayoritas bertato itu ditangkap saat mereka sweeping di daerah kelapa Dua, Tangerang Selatan, dan Karawaci, Kota Tangerang dengan mengendarai mobil yang di dalamnya dilengkapi dengan senjata tajam. ”Ke 18 orang ini kami amankan saat mereka mobile dari arah Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang untuk memasuki Kota Tangerang,’ kata Kapolres Metro Tangerang, Komisaris Besar Harry Kurniawan.
Dan di daerah Karawaci, Kota Tangerang, kata Kapolres, salah satu  kelompok yang datang dari arah Kabupaten Tangerang, sempat melakukan pengerusakan terhadap mobil yang diduga sebagai transportasi online.
Ditanya jenis mobil yang dirusak serta peranan masing-masing dari ke 18 orang itu, Kapolres belum bisa menjelaskan. Alasannya masih dalam pemeriksaan. Begitu pula dengan tiga orang lainnya yang dibekuk satu hari sebelumnya, apakah diantara mereka adalah penabrak seorang ojek onLine di Jalan Perintis kemerdekaan atau seberang Mal Tangerang City, Kota Tangerang, Kapolres mengatakan hal yang sama.
“Semuanya itu masih dalam pemeriksaan. Yang jelas sejak kericuhan antar sopir angkot dan transportasi online itu terjadi, kami sudah menangkap  total 21 orang,” kata Kapolres.
Dan berdasarkan hasil kesepakatan damai bersama antara sopir angkot dan transportasi online pada Kamis (8/3) malam, kata Kapolres, maka pihaknyabtidak akn mebtokeris siapapun yang akan membuat kericuhan di Kota Tangerang. ‘ Siapapun yang akan membuat kericuhan di Kota Tangerang ini, akan kami tindak tegas,'” kata Kapolres.
Sementara itu untuk korban berserta angkot dan tranportasi online yang mengalami kerusakan dalam kericuhan itu, kata Kapolres, akan mendapat bantuan perbaikan dari Pemda Kota Tangerang. 
Hal itu dibernarkan oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Saeful Rohman. Dan sampai hari ini (Jumat, 9/3) kata dia, angkot yang rusak karena kericuhan itu sudah ada tiga unit. ‘ Sampai hari ini tiga unit angkot yang rusak sudah kami data untuk dibantu perbaikannya,'” kata Saeful.
Berdasarkan pemantauan dibeberapa ruas jalan di Kota Tangerang kemarin, angkot yang beroperasi bisa dihitung dengan jari. Mayoritas diantara mereka masih kuatir terjadi serangan susulan dari transportasi online. Begitu pula sebaliknya, para ojek online ya g beroperasi di kota Tangerang tidak tampak mengenakan seragam. (CAK)
  

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed