KAKAN KEMENAG ROHUL : UN MA SE ROHUL LULUS 99,8 PERSEN

AHMAD 8(1)ROKAN HULU detikperistiwa.com –Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Kab Rokan Hulu (Rohul),  Ahmad Supardi Hasibuan menyatakan, bahwa kelulusan Ujian Nasional (UN) pada Madrasah Aliyah (MA) se Rohul, yang dilaksanakan pada tanggal 4 s/d 6 April 2016 bulan lalu, yang diikuti sebanyak 392 Siswa/i MA dari 14 MA se Rohul, bertempat di 11 MA se Rohul, dinyatakan lulus 391 siswa (99,8 %), tidak lulus 1 siswa (0,2 %).

Hal ini mendekati target yang diharapkan oleh Kemenag Rohul, yakni lulus UN tahun 2016 harus mencapai 100 persen. Hal ini diyakini dapat tercapai, sebab seluruh siswa/i  telah siap untuk mengikuti UN, karena persiapan telah cukup matang di masing-masing MA, Try Out telah berkali-kali dilakukan, pembahasan soal-soal tahun lalu juga dilakukan secara intensif. Namun demikian, ternyata ada yang tidak lulus 1 orang. Rencana di tangan manusia, namun ketentuan akhir di tangan Tuhan.

Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul melalui press release yang dikirimkan kepada awak media cetak, elektronik, dan on line, yang biasa meliput kegiatan Kemenag Rohul, Minggu, (8/5), siswa/i 14 MA yang lulus tersebut adalah MAN Pasir Pengaraian 105 orang,

Madrasyah Aliayah ( MAS Yapita )Tambusai 9 orang, MAS Nurul Ilmi Tambusai Utara 9 orang, MAS Al-Fata Bangun Purba 20 orang, MAS Ar-Royyan Kabun 20 orang, MAS Darussalam Kabun 13 orang, MAS Darul Ulum Tandun 16 orang.

Selanjutnya adalah MAS Khalid Bin Walid Pasir Pengaraian 26 orang, MAS Hasanatul Barokah Tambusai 28 orang, MAS Raudhatussalam Mahato Tambusai Utara 22 orang, MAS Jabal Rahmah Tambusai Utara 32 orang, MAS Kepenuhan 76 orang, MAS Ash-Shohwah Ujungbatu 7 orang, dan MAS An-Nabawiyah Rokan IV Koto 8 orang.

Ahmad Supardi Hasibuan yang mantan Kepala Humas dan Perencanaan Kanwil Kemenag Prov Riau ini, lebih lanjut menuturkan bahwa pihaknya cukup dapat menerima hasil UN ini, sebab inilah hasil real dan maksimal yang diperoleh anak-anak kita, mau dibantu tidak memungkinkan, sebab yang menentukan kelulusan adalah pihak madrasyah, sedangkan pihak Kemenag hanyalah pembinaan.

Dikatakannya, hasil kelulusan ini adalah jumlah kumulatif dari UN, Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN), dengan menguji 5 mata pelajaran agama, yaitu Aqidah Akhlaq, Alquran Hadits, Fiqh Islam, Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), dan Bahasa Arab. Ditambah dengan nilai harian/semester di madrasyah. Hasilnya ada satu orang yang tidak lulus, jelasnya.

Kita berharap dan akan berupaya secara maksimal, agar pada kelulusan tahun yang akan datang, dapat kita capai seratus persen, harapnya optimis. ( Endar. R )‪

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.