by

REALISASI ANGGARAN DINAS KETAPANG PALUTA DIRAGUKAN

Oleh: Mauliddar Siregar

Padang Lawas Utara – Penjabaran laporan realisasi APBD Tahun 2017, Tahun 2018 dan tahun 2019 pada satker Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) Provinsi Sumut, jika secara refleksi mengamatinya, sangat diragukan realisasi anggarannya.

Alasan diragukan realisasinya, subtansi poin-poin narasi program yang di rencakan tidak sesuai dengan situasi, kondisi cultural dan fakta di lapangan, seperti contohnya program pangan alternatif dan ketahanan pangan Lumbung desa,
setelah ditelusuri kelapangan satupun tidak ada kegiatan program pangan alternatif dan Lumbung padi desa.

Selain itu, masih banyak yang janggal dan meragukan program dan kegiatan setiap tahunnya yang dilakukan oleh pihak Ketapang Paluta.

Pengamatan, hal itu adalah merupakan bagian dari pemborosan anggaran APBD Paluta setiap tahun anggaran berjalan.

Bagian anggaran yang dimaksud sebagaimana yang tertuang didalam penjabaran dan pertanggung jawaban APBD diawali dari Tahun 2017 sebagai berikut

Belanja Anggaran setelah Perubahan
Rp4.074.427.000,00. Realisasi Rp. 3.995.449.626,00 Persentase 98,06 %

Belanja tidak langsung anggaran Anggaran Setelah Perubahan Rp 1.853.926.000,00 Realisasi Rp 1.826.302.218,00 Persentase 98,51℅.

Belanja Langsung Anggaran setelah Perubahan Rp 2.220.501.000,00.
Realisasi Rp. 2.169.147.408,00.
Persentase 97,69℅.

Program Peningkatan Ketahanan Pangan (Pertanian/Perkebunan)
Anggaran Setelah Perubahan Rp 1.149.969.700,00.Realisasi Rp1.139.304..600,00.Persentase 99,07℅.

Laporan berkala kondisi Ketapang Daerah, Anggaran setelah perubahan Rp. 137.500.000,00. Realisasi Rp 137.375.700.,00, Persentase 99,91℅.

Pemanfaatan Pekarangan Untuk Pengembangan Pangan, Anggara Setelah Perubahan Rp 202.400.700,00, Realisasi Rp. 201.385.100,00 Persentase 99,50℅,

Pengembangan Lumbung Pangan Desa. Anggaran Setelah Perubahan Rp.113.150.000,00 Realisasi Rp 111.169.500,00 Persentase 98,25%

Penyuluhan Sumber Pangan Alternatif Anggaran Setelah Perubahan Rp 156.639.200,00, Realisasi Rp 156.599.200,00, persentase 99,97℅.

Pelaksanaan Hari Pangan Sedunia
Anggaran Setelah Perubahan, Rp 150.000.000,00 Realisasi Rp 145.043.500,00 , Persentase.96,70%

Penyuluhan Potensi Pangan di Daerah Anggaran Setelah Perubahan
Rp. 100.000.000,00, Realisasi Rp. 98.070.000,00, Persentase 98,07℅.

Pembinaan Sistem Ketahanan Pangan, Anggaran Setelah Perubahan Rp 124.999.800,00, Realisasi, Rp 124.981.800,00. Persentase 99,99℅.

Penjabaran laporan Realisasi APBD Tahun 2018.

Belanja Anggaran setelah Perubahan
Rp 3.887.499.068,00 Realisasi Rp 3.844.175.666,00, persentase 98,89.

Belanja Tidak Langsung Anggaran Rp. 1.306.499.068, 00 Realisasi Rp1.276.648,00 dengan persentase 97,72℅

Belanja Langsung Anggaran Setelah Perubahan Rp 2.581.000.000,00.
Realisasi Rp 2.567.567.526,,00
dengan persentase 99,84℅.

Program Peningkatan Ketahanan Pangan (Pertanian/Perkebunan).

Anggaran Setelah Perubahan
Rp. 1.545.289.000,00, Realisasi Rp 1.538.777.120, 00, Persentase 99,58%.

Laporan Berkala Kondisi Ketapang Daerah Anggaran Setelah Perubahan,
Rp. 111.590.000,00, Realisasi Rp. 111.461.120, 00, Persentase 99,88℅.

Pemanfaatan Pekarangan Untuk Pengembangan Pangan, Anggaran Setelah Perubahan Rp 233.420.000,00, Realisasi Rp 233.235.000,00, Persentase 99,92℅.

Pengembangan Desa Mandiri Pangan. Anggaran Setelah Perubahan Rp 200.000.000,00, Realisasi Rp.196.500.000,00, Persentase.98,25%

Pengembangan Lumbung Pangan Desa.Anggaran Setelah Perubahan
Rp.159.520.000,00, Realisasi Rp.159.251.000,00 ,Persentase.99,83%

Penyuluhan Sumber Pangan Alternatif Anggaran Setelah Perubahan Rp.250.000.000,00, Realisasi Rp 249.735.000,00, Persentase 99,89℅.

Pelaksanaan Hari Pangan Sedunia,
Anggaran Setelah Perubahan Rp113.680.000,00, Realisasi.Rp.113.642.000,00, Persentase.99,97%.

Penyuluhan Potensi Pangan Di Daerah, Anggaran Setelah Perubahan Rp. 150.000.000,00, Realisasi Rp.149.930.000,00, Persentase 99,95℅.

Penjabaran Perubahan APBD Tahun 2019

Belanja Anggaran setelah Perubahan
Rp 4.011.758.652,00, Belanja Tidak Langsung Anggaran Setelah Perubahan Rp 1.180.758.652, 00, Belanja Langsung Anggaran Setelah Perubahan Rp 2.831.000.000,00.

Program Peningkatan Diversifikasi Ketahanan Pangan Masyarakat
Anggaran Setelah Perubahan.
Rp. 1.835.100.000,00.

Laporan Berkala Kondisi Ketapang Daerah Anggaran Setelah Perubahan
Rp. 111.590.000,00.

Penanganan Daerah Rawan Pangan.
Anggaran Setelah Perubahan
Rp.150.000.000,00

Pengembangan Lumbung Pangan Masyarakat, Anggaran Setelah Perubahan Rp.114 . 100.000,00

Penyuluhan Sumber Pangan Alternatif Anggaran Setelah Perubahan Rp.200.000.000,00

Penyuluhan Potensi Daerah Anggaran Setelah Perubahan Rp.250.000.000, 00

Optimalisasi dan Pengembangan Lahan Pekarangan Melalui KRPL.
Anggaran Setelah Perubahan
Rp.120.000.000,00

Pengembangan Dan Penguatan Modal Usaha Kelompok Di Desa Binaan Tim Penggerak PKK Anggaran Setelah Perubahan Rp 50.000.000,00

Survey Pola Pangan Harapan (PPH)
Anggaran Setelah Perubahan
Rp 80.000.000,00

Pameran Ketahanan Pangan Dan Lomba Cipta B2SA Dalam Rangka Hari Pangan Sedunia Tingkat Kabupaten, Provinsi Dan Nasional.Rp 181.000.000,00

Kegiatan Penyusunan Peta FSVA
Anggaran Setelah Perubahan
Rp 50.000.000,00

Kegiatan Sistem Kewaspadaan Pangan Dan Gizi. Anggaran Setelah Perubahan Rp 50.000.000,00

Kegiatan Pertemuan Posko Ketersediaan Pangan Anggaran Setelah Perubahan Rp.50.000.000,00

Kegiatan Penyusunan Neraca Bahan Makanan Anggaran Setelah Perubahan Rp 40.000.000,00

Pembangunan/Perbaikan Lumbung Pangan Masyarakat Dan Penyediaan Sarana Pendukungnya, Rp 500.000.000,00

Dalam hal ini, pihak Kuasa Pengguna Anggaran belum dapat dijumpai guna dimintai keterangan tentang kegiatan dan realisasi anggaran yang dimaksud.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed