by

AWPF Gelar 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan di Bener Meriah

Bener Meriah-Aceh Women’s for Peace Foundation / Yayasan Perempuan Aceh untuk Perdamaian gelar peringatan 16 Hari Anti Kekerasan terhadap perempuan bertempat di aula kamenag kabupaten setempat, Senin (2/11/2019).

Organisasi Masyarakat Sipil di Aceh yang memiliki perhatian terhadap Hak Azasi Perempuan dan Perdamaian ini melaksanakan kegiatan kampanye 16 hari anti kekerasan terhadap perempuan bertemakan “hapus kekerasan seksual, siapa pun bisa menjadi korban atau pelaku” di ikuti oleh berbagai unsur Lsm, masyarakat dan para pelajar tingkat sekolah menengah atas.

Irma Sari SHI selaku direktur AWPF dalam sambutan pembukaan menyampaikan pengetahuan tentang artinya penyadaran dan pengetahuan tentang bagaimana menghentikan dan stop kekerasan terhadap perempuan.

“Berbagai upaya kedepan terus kita lakukan dan kita kempanyekan di kalangan perempuan dan kalangan masyarakat secara umum gunanya untuk melindungi kaum perempuan dan kita selamatkan generasi bangsa kita demi masa depan nanti,” papar Irma kepada media ini.

Selain itu dalam sambutan Irma, juga berharap kepada pemerintah agar sama sama bahu membahu dalam hal mengkempanyekan stop kekerasan terhadap perempuan dan ia juga meminta agar adanya alokasi anggaran untuk kontribusi dan dukungannya terhadap kegiatan pemenuhan hak-hak perempuan yang ada di kabupaten setempat, Tambah Aktivis perempuan ini yang kerap disapa Bunda Irma.

Kendati Demikian, Bupati Bener Meriah Tgk Sarkawi dalam memberi arahan dan orasi ilmiah mengajak semua elemen baik perempuan maupun unsur lainnya agar selalu mengkampanyekan anti kekerasan terhadap perempuan dan anak, tuturnya.

ia juga mengapresiasi kinerja Aceh Womans for Peace Foundation yang telah ikut membantu pemerintah hari ini, “Terima kasih AWPF, kedepan saya dan seluruh jajaran pemerintah akan terus berkoordinasi bagaimana harapan-harapan perempuan selama ini yang belum terpenuhi dengan baik agar segera terlunasi, Tambahnya.

Tercatat di mahkamah syariah Bener Meriah ada tiga ratus lebih kasus kekerasan yang sedang di tangani, dan itu kebanyakan kasus penceraian dan kasus kekerasan dalam rumah tangga. oleh karena itu, kita perlu kerjasama yang baik kedepannya untuk mencegah dan menghentikan kekerasan yang kerap terjadi selama ini.

Pesan saya, di 16 hari anti kekerasan terhadap perempuan ini, jagalah saudara, adik,kakak dan kaum perempuan lainnya dalam penuh kedamaian, cintailah mereka sebagaimana Rasulullah menjaga martabat perempuan dulunya. Ini pesan Rasul saya teruskan dan ini merupakan kewajiban kita semuanya di mula bumi Allah ini, punhkas Abuya Syarkawi dengan penuh harap.

“Sebaik baik manusia adalah mereka yang baik terhadap keluaraga, karena melihat banyak kasus yang terjadi pelaku kekerasan itu adalah orang-orang yang dekat.”

Adapun kegiatan yang akan dilaksanakan dalam rangka peringatan 16 HAKTP tersebut antara lain Audiensi dengan Bupati Kabupaten Bener Meriah, Aksi Sosialisasi HAKTP di jalan, Perlombaan Pembuatan Film Dokumenter & Anti Kekerasan yang diikuti oleh siswa SMA di 3 kecamatan terdekat, Lomba membuat Yel-Yel dari sekolah SMA yang siswanya mengikuti Lomba Pembuatan Film dengan tema terpilih ditahun ini, Seminar Sehari dengan para siswa SMA peserta Lomba serta undangan, Penganugerahan Penghargaan kepada Pejuang Perempuan dan Perempuan Inspiratif; serta, Peresmian Women’s Crisis Center.

Selain itu, kegiatan tersebut juga akan digelar pertunjukan Seni Dan Budaya dimeriahkan Misdhalina dan Ayu RZ serta jingle Penghapsan terhadap perempuan.

Kegiatan ini dilaksanakan atas kerjasama antara AWPF dengan perempuan Pendamping komunitas yang ada di Bener Meriah, Koran Rakyat Aceh, Bara news, RRI, Metro TV, media advokasi raa Depot Air Ahyan RO, Page Grafika, serta tim relawan dari kelompok muda dan kelompok perempuan.

(Alja)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed