by

Asrama Pelajar dan Mahasiswa Enrekang Di Yogyakarta Alami Kerusakan, Aktivitas Pembelajaran Terganggu

ENREKANG — Kondisi terkini Asrama Keluarga Pelajar Mahasiswa Massenrempulu (KPMM) yang berada di Yogyakarta sangat memprihatinkan. Pasalnya asrama tersebut seakan kurang terawat.

Kondisi fisik bangunan banyak yang sudah rusak, akibatnya saat musim hujan tiba, air bisa merembes masuk ke dalam asrama melalui cela-cela tembok yang telah usang.

Demikian pula dengan genteng, sudah ada yang bocor akibat korosi air hujan. Hal ini mengakibatkan tergenangnya air di beberapa kamar saat turun hujan.

Salah satu penghuni asrama KPMM Yogyakarta, Zasli mengatakan kondisi asrama memang sudah banyak yang rusak.

“Di asrama ini, semuanya ada 9 kamar yang dihuni oleh 19 orang, Namun ada 4 kamar diantaranya sudah rusak-rusak, saat musim hujan sering kemasukan air,” ungkap Zasli, Rabu (11/12/2019).

Misalnya di kamar 6, apabila hujan turun air masuk melalui genteng yang bocor karena kesalahan konstruksi mengenai talang air, tambah mantan Ketua Asrama KPMM Yogyakarta Periode 2016-2017.

Lanjut Zasli, demikian juga untuk kamar 7, saat hujan air masuk merembes di sela tembok asrama. Kondisi kamar 5 dan 3 juga sama, air masuk merembes di tembok bangunan, ada juga yang masuk melalui jendela yang rusak.

Tidak hanya itu, ada juga kerusakan mengenai pipanisasi. Ada pipa pembuangan asrama yang bocor sehingga mengakibatkan terjadinya bau busuk. Ini cukup mengganggu penghuni asrama termasuk tetangga, jelasnya.

Kondisi fisik bangunan yang demikian membuat proses pembelajaran dan keseharian penghuni kamar dan seluruh warga penghuni asrama menjadi terganggu.

Zasli mengaku, beberapa tindakan yang bersifat sementara telah dilakukan oleh warga asrama namun karena kekurangan dana hal tersebut berulang kembali.

Sampai sekarang belum pernah ada perubahan fisik baik berupa pipanisasi maupun perbaikan atap asrama secara keseluruhan, sesalnya.

Sazli pun berharap agar ada perhatian dari Pemerintah Daerah Kabupaten Enrekang terhadap asrama KPMM Yogyakarta.

“Biar bagaimana pun, asrama ini kan aset daerah jadi sudah semestinya ada perhatian khusus untuk biaya pemeliharaannya,” tandasnya.

(Rahmat Hidayat)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed