by

DIDUGA SAKIT HATI, OKNUM SATPOL PP PUKUL PELAYAN KAFE DI PASIR PANDAK HINGGA BERDARAH

Bangun Purba 1-20160514-02417ROKAN HULU detikperistiwa.com – Diduga sakit hati, karena tidak dikasih minum, oknum anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), memukul pelayanan kafe di Pasir Pandak, Kecamatan Bonaidarussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dengan korban  inisial AM (25), Jumat (13/5) malam.

Menurut keterangan dari pemilik Kafe, EN di Pasir Pangaraian, Sabtu (14/5), katanya, sepekan yang lalu, sebelumnya ada oknum Satpol PP inisial SY datang sekitar pukul 01.00 Wib dini hari, ingin minum di kafe tersebut.

Namun kala itu, pemilik kafe tersebut tidak mau buka, karena sudah larut malam, oknum tersebut sempat menendang-nendang pintu kafe tersebut, tapi tetap pemilik tidak mau buka.

“Kami gak buka lagi, karena udah malam, jadi pintu kami itu malah ditendang-tendang,” ujar An.

Tapi tetap pada Jumat malam, pemilik kafe diamankan beserta 3 orang anggotanya, namun saat itu, ketika ditanya siapa yang melakukan pemukulan,  AM (Korban) tidak tahu, karena kondisi saat itu gelap.

Bahkan ada yang membuat AN merasa heran, karena di tempat tersebut ada 3 kafe. ” Tapi kok cuma kafe kami aja yang diangkat dan dirazia,” kesal AN lagi.

Terpantau di kantor Satpol PP Rohul empat wanita diamankan Satpol PP Rohul, mereka sebenarnya ingin pulang cepat, namun karena tukang ketik masih kuliah, makanya mereka tetap bertahan di kantor dan menunggu tukang ketik untuk membuat surat pernyataan.

Saat wartawan menanyakan pada  salah seorang penyidik, kenapa cuma di Pasir Pandak, Kecamatan Bonaidarussalam yang dirazia, padahal di daerah lintam Ujungbatu, ada ratusan kafe, bahkan disinyalir memperkejakan di bawah umur.

Jawab penyidik ini,  mereka merazia dua kafe  pada Jumat malam kemarin,  satu di KM 7, namun karena pemiliknya kafe di KM 7 Pasir Pangaraian,   punya anak kecil makanya dilepas, hanya KTP saja yang ditahan Anggota Satpol PP tersebut.

Kemudian ditanya, informasi kafe di Kecamatan Rambah yang harus dibersihkan, penyidik itu menjawab lagi, kafe di Pasir Pandak ini juga tidak punya izin tentu harus ditertibkan juga. (Endar. R)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed