by

PEMKOT TANGERANG HARAP PEMERINTAH ATUR OJEK ONLINE

TANGERANG-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang siap melaksanakan instruksi Pemerintah Pusat terkait angkutan transportasi berbasis aplikasi sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri (PM) Perhubungan Nomor 26 tahun 2017.
Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Tangerang,  Sachrudin seusai memimpin rapat BNN Kota Tangerang di Ruang Rapat Wakil Walikota, Rabu (5/4).
Bahkan, kata Sachrudin, dari sisi sarana-prasarana, pihaknya sudah siap, terutama  uji kelayakan kendaraan atau Uji KIR. “Inikan tata laksana KIRnya sendirikan nantinya diatur di peraturan tersebut, makanya kita masih menunggu kejelasannya nanti seperti apa,” kata dia.
Adapun kendala lain yang masih dihadapi Pemkot Tangerang terkait pelaksanaan PM 26 tahun 2017, kata Sachrudin di bidang kuota angkutan berbasis aplikasi yang menjadi kewenangan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ). Sampai saat ini, pihaknya belum menerima seperti apa kejelasannya. Termasuk soal tarif.
Begitu juga soal ojek online yang belum diatur di PM 26 tahun 2017. “Sebenaranya kita berharap pemerintah pusat juga bisa mengatur terkait ojek online. Namun kalau memang tidak diatur kita nanti coba kaji pengaturannya seperti apa,” terangnya.
Mengingat ojek online itu mau bagaimanapun juga telah menjadi kebutuhan dasar masyarakat dan jumlahnya sudah semakin banyak.
Sementara itu,  Kepala Dinas Perhubungan kota Tangerang, Saeful Rochman mengatakan, terkuit ojek online  pengaturannya nanti meliputi zona pelayanan. Dimakan mereka diperbolehkan mangkal.”Masalah ini sedang kami bahas dengan Bakorlantas,” kata dia. (CAK)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed