by

TURNAMEN VOLLYBALL NAGARI CUP V DITUTUP BUPATI PASAMAN

PASAMAN- Bupati Pasaman yang diwakili Staf Ahli kantor Bupati Pasaman Desrizal, M.Kes. sabtu malam (7/4) tutup pertandingan Vollyball Nagari Cup V Kabupaten Pasaman di Gedung Olah Raga Tuanku Rao Lubuksikaping.
Turnamen Volly Ball Nagari Cup V  di ikuti oleh club vollyball terbaik hasil seleksi yang diadakan setiap nagari sebagai utusan dari setiap kecamatan se Kabupaten Pasaman yang diselenggarakan dari tanggal 4 April 2017.
Malam penutupan Turnamen Volly Ball Nagari Cup V  ikut hadir sejumlah kepada Satuan Organisasi Perangkat Daerah, ketua Baznas ustd. Syafrizal, KONI, sejumlah Camat dan Walinagari, serta pimpinan Bank Nagari Lubuksikaping dan Amex Digital Priting selaku sponsor kegiatan itu.
 Final Turnamen Volly Ball Nagari Cup V  malam itu untuk juara I Putra di menangkan oleh club vollyball nagari Ladang Panjang kec. Tigo Nagari dengan hadiah uang pembinaan sebesar tiga juta rupiah dan Tropy, Juara II club vollyball Tanjung Betung nagari Rao Selatan dengan hadiah uang pembinaan sebesar dua juta rupiah dan Tropy dan juara III club vollyball nagari Cubadak kec. Dua Koto dengan hadiah uang pembinaan sebesar satu juta rupiah beserta Tropy.
Sedangkan Juara I Putri dimenangkan club vollyball nagari Lansat Kadok kec. Rao Selatan dengan hadiah uang pembinaan sebesar tiga juta rupiah dan Tropy, Juara II club vollyball nagari Aia Manggih Kec. Lubuksikaping dengan hadiah uang pembinaan sebesar dua juta rupiah dan Tropy dan Juara III club vollyball nagari Muaro Tais kec. Mapat Tunggul dengan hadiah uang pembinaan sebesar satu juta rupiah dan Tropy.
 Desrizal, M.Kes. mengatakan “ kegiatan Turnamen Volly Ball Nagari Cup V  yang telah kita selenggarakan ini bertujuan untuk mencari pemain yang tangguh, disiplin untuk maju ke Porprov nantinya, ujarnya.
Sebagaimana Bupati Pasaman Yusuf  Lubis sering menyampaikan perhatian Pemda Pasaman dibidang olahraga tidak tanggung tanggung akan selalu mensuportnya, asal para pemain harus putra Pasaman karena kita hanya membina putra Pasaman tidak ada lagi pemain cateran, pemain harus tertib dan disiplin, setiap dalam bertanding dilapangan tidak boleh ada timbul perkelahian, itu sangat ditegaskan Bupati, ujar Desrizal. (di/Rz).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed