by

PEMKOT TANGERANG HARUS TINDAK TEGAS KAROKE VENUS

TANGERANG-Beredarnya minuman keras di Kota Tangerang, merupakan bukti dari lemahnya pengawasan yang dilakukan  pemerintah setempat. Padahal untuk mengantisipasi hal tersebut Pemerintah Kota Tangerang sudah memiliki payung hukum yang tertuang di dalam Peraturan Daerah (Perda) nomor 7 tahun 2005, tentang pelarangan peredaran minum keras.
” Ini merupakan  bukti dari lemahnya pengawasan yang dilakukan oleh  Pemerinta Kota Tangerang,’” kata Ketua Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) Kota Tangerang, Abdul Kadir, terkait soal diduganya peredaran minuman keras di Karaoke Venus di Ruko Mall Tangerang City, Senin (10/4/2017).
Karena itu, kata Abdul Kadir, selaku organisasi kemahasiswaan, HMI  yang memiliki tugas untuk menjaga ketertiban di Kota Tangerang, meminta  kepada pemerintah setempat agar melakukan pengawasan terhadap tempat-tempat hiburan tersebut. Mengingat tempat hiburan itu tidak sedikit yang “nakal”
‘”Saya harap Pemerintah  kota Tangerang yang bermotto Akhlakul Karimah, tidak tercoreng oleh oknum pengusaha-pengusaha  nakal yang itu'” kata dia.
Dan untuk menegakkan Perda nomor 7 tahun 2005, tambahnya, pihaknya juga akan terlibat untuk melakukan pemantauan. Apabila memang di karaoke Venus ditemukan peredaran minuma Keras akan dilakukan tindakan keras dengan cara melakukan demo ke tempat karaoke dan Pemkot Tangerang agar di tutup.
Seperti diketahui, karaoke venus disiyalir menjual minuman keras, karena beberapa waktu lalu, sejumlah pemuda yang mabuk dan keluar dari tempat hiburan tersebut terlibat percekvokan yang berakhir dengan perkelahian. Akibatnya petugas dari Polsek Benteng melakukan pengamanan di lokasi karena kuatir Terjadi bentrokan yang lebih besar. (CAK)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed