by

WAKIL BUPATI PASAMAN TINJAU PELAKSANAAN UN

PASAMAN, Wakil Bupati Pasaman Atos Pratama yang didampingi Sekretaris Dinas Pendidikan Ali Yusri, Kabag Humas Eri Hermawan dan Kasubag Analisis berita dan Dokumentasi Bagian Humas Suardi tinjau jalannya penyelenggaraan UN di SMA 2 dan SMA 1 Lubuksikaping pada senin (10/4).
Dalam peninjauan itu rombongan tidak masuk keruangan ujian karena akan dapat menganggu konsentrasi peserta ujian, hanya  dilakukan cara dialog dengan kepala sekolah dan  guru pengawas pada sekolah yang dikunjungi.
o
Wabup Atos Pratama berpesan kepada plt. SMAN 1 dan pengawas, kita berharap pelaksanaan UN di Pasaman berjalan bagus, mulus dan tidak ada kekurangan, kalau ada indikasi dalam kecurangan mohon di pedomani SOP yang ada bagaimana anak anak kita sedang dalam ujian  satu hari, dua hari, tiga hari kedepan sebelum masuk periksa dulu ada atau tidak bawa HP atau kunci soal dan sebagainya.
Harapan kita beri support kepada siswa tujuan kita baik, ada generasi muda kita,  saya yakin guru guru bisa bantu, kalau kita tunjukan anak anak berarti kita sama memasukan dia kedalam jurang, itu tidak bagus dalam dunia pendidikan.
Kami atas nama kepala daerah juga berharap karena siswa masuk ujian pukul 10.30 WIB kami minta jam 10.10 sudah berada dalam kelas dan guru dan pengawas sudah ada pukul 10.00 WIB lakukan brifing terlebih dulu sebelum memperlihatkan segel amplop soal ujian kepada siswa, apa ada yang rusak atau kertas soal ada yang robek, berarti SOP sekolah kita aman, jika ada soal yang bocor itu urusan pihak kepolisian menelitinya, ujar Wabup.
Sementara ibuk plt. SMAN 1 ibuk Gusniwati,SPd. tadi pagi kami telah brifing kan sama guru pengawas menurut ketentuan yang ada dan sudah dipahami oleh guru pengawas kita dan sebanyak 172 siswa yang ikut ujian sudah dikumpulkan dan telah diberi informasi apa yang perlu mereka kerjakan dan apa yang tidak perlu mereka kerjakan.
Kemaren pihak dinas pendidikan provinsi sewaktu kami mengambil soal ujian di posko Dinas Pendidikan berpesan jika ada anak anak kita yang kedapatan melihat kunci dan sebagainya, katanya diambil saja kuncinya tanpa ditindak dan anak  anak tersebut dibolehkan melanjutkan ujiannya, dan setelah itu baru diproses, itu telah kami sampaikan kepada guru pengawas, harapan kita tidak ada terjadi apa apa dan berjalan mulus hendaknya, kata ibuk Gus.
Selanjutnya Wabup beserta rombongan menuju SMAN 2 disana Wakil Bupati juga beri arahan kepada plt. Kepala sekolah Dewi Martini,SPD. yang didampingi guru pengawas dan bapak pengawas dari dinas pendidikan Provinsi Sumatera Barat. (di/rohom/Rz).

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed