by

WAKIL BUPATI PASAMAN HADIRI ACARA KAUR PADI

PASAMAN Bupati Pasaman diwakili Kasat Pol PP Asmadi, Fokopimda dan jajaran Polres Pasaman memusnahkan dengan membakar 53 paket ganja kering hasil tangkapan jajaran Polres Pasaman di halaman Mapolres Pasama pada rabu (12/4).
Paket Ganja tersebut terdiri dari 50 paket besar, dua paket sedang dan satu paket kecil dengan berat keseluruhan mencapai 49.069,21 gram semua itu hasil tangkapan sejumlah operasi yang dilakukan Polres Pasaman beberapa waktu lalu sepanjang tahun 2017 ini.
Kapolres Pasaman, AKBP Reko Indro Sasongko usai pemusnahan ganja kering tersebut mengatakan, puluhan Kilogram ganja yang dimusnahkan itu diamankan dari tiga orang tersangka, yakni  dari tersangka pertama AS dengan barang bukti daun ganja kering sebanyak 32 paket besar dan berat mencapai 30.992 gram, dari tersangka RA dengan jumlah sebanyak 20 paket dengan barang bukti seberat 18.075 gram, dan terakhir dari tangan tersangka RD dengan barang bukti yang diamankan seberat 1,55 Gram.
Ia mengatakan, saya selaku Kapolres sangat prihatin dengan peredaran narkoba yang memasuki dan melintasi Pasaman, kami berharap untuk memberantas peredaran narkoba ini adanya kerjasama semua pihak baik lembaga pemerintahan, lembaga adat, tokoh agama termasuk unsur pemuda, mari kita tumpas Narkoba di ranah Pasaman, katanya.
Walaupun puluhan kilogram daun ganja kering telah berhasil kami amankan dari beberapa tersangka, namun kita tidak akan berhenti sampai disini, kami berjanji akan menumpas habis peredaran narkoba dari ranah pasaman ini, tegasnya.
Ditempat terpisah Kapolres Pasaman AKBP Reko Indro Sasongko mengatakan, kegiatan Polres sangat banyak, kegiatan preventif saya perintahkan setiap kapolsek pada setiap hari senin datang ke sekolah sekolah memberikan penjelasan tentang kenakalan remaja dan tentang penyalahgunaan narkoba, pada kegiatan preventif  itu kami melaksanakan patroli ke tempat tempat kumpul anak remaja yang tidak jelas aktifitasnya, tempat tempat hiburan, penginapan dan hotel akan kita razia sesuai dengan fungsi resnakorba.
Untuk itu diperlukan upaya represif bekerjasama dengan pemda, seperti Sat Pol PP, Kesbangpol serta penyuluhan dengan narasumber dari unsur tokoh keagamaan, kejaksaan, kepolisian untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat, ujar Kapolres.  (di/RZ)

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed