by

KITAB KUNING MEMPENGARUHI LAHIRNYA NKRI

GRESIK-Keberadaan kitab kuning selain memberi kontribusi besar terhadap sejarah perjalanan Bangsa Indonesia. Kitab tersebut juga memberi konstribusi lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Ketua Tanfidziyah PCNU Gresik, KH. Chusnan Ali mengatakan, saat presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno sedang mencari rumusan bentuk negara. Pendiri NU KH Hasyim Asy’ari sudah menawarkan rumusan negara yang menjunjung toleransi dan pluralisme sesuai dengan literasi kitab kuning.
“Pada masa perjuangan dulu KH Hasyim Asy’ari sudah memberikan rumusan resolusi jihad sewaktu peristiwa perang 10 November 1945 di Surabaya. Rumusan resolusi jihad dengan mensinergikan kitab kuning sebagai literasi warga Indonesia semasa mempertahankan kemerdikaan RI,” ujarnya, Jumat (14/04)
KH Chusnan Ali menambahkan, banyak kitab sakti yang dimiliki NU sewaktu merumuskan resolusi jihad. Sewaktu dirumuskan tidak ada kelompok golongan yang menentangnya.
Sementara, Ketua DPC PKB Gresik Moh Qosim mengaku sangat senang adanya kegiatan Musabaqoh Kitab Kuning (MKK) MKB yang pertama kalinya digelar oleh DKC Garda Bangsa Gresik.  Bahkan, kegiatan tersebut paling banyak pesertanya dari Jawa Timur.
“Pesertanya tidak hanya datang dari Gresik, sejumlah pondok pesantren di Lamongan juga ikut serta. Ini menandakan kegiatan itu sangat antusias,” tuturnya.
Ketua DKC Garda Bangsa Gresik, Sholahuddin Alayyubi menuturkan, kegiatan yang dilaksanakan sebagai pembuktian santri di Gresik dan Lamongan luar biasa. Sebab, mereka masih cinta dengan paham Ahlussunnah Waljamaah (Aswaja) serta melanjutkan tradisi gemar membaca kitab kuning.
“Kami berharap, kegemaran membaca kitab kuning dapat mengatasi permasalahan kebangsaan yakni terorisme maupun radikalisme dengan mengatasnamakan agama,” tandasnya .(hai)

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed