by

NAPI NARKOBA, AKHIRNYA KEMBALI KE LAPAS KLAS II A BANDA ACEH

BANDA ACEH Setelah menghilang beberapa pekan Dedi ST, Bin Almarhum T. Muktar Naparapidana 12 tahun 3 bulan pejara dalam kasus narkoba, diduga dibiarkan keluar tanpa pengawalan petugas, akhirnya kembali ke Lapas kelas IIA Banda Aceh sekitar pukul 07:00 Wib, Kamis (27/4).

“Anehnya, setelah menghilang hampir tiga pekan dari lapas Banda Aceh sekitar pukul 07:00 Wib, hari ini Kamis (27/4) napi Dedi ST bin Alm. T. Mukhtar, (44) kasus narkotika terpidana 12 tahun 3 bulan kembali ke Lapas tanpa pengawalan petugas sipir, ” ujar salah seorang sumber dari lapas itu.

Napi Dedi ST, menghilang dari Lapas Banda Aceh, kemudian kembalinya dengan tanpa pengawalan, ini membuktikan pengeluaraan napi secara ilegal masih terjadi di lapas tersebut, juga adanya terjalin komunikasi yang intens antara pihak lapas dan napi.

Kepala Lapas kelas II A Banda Aceh M. Drais Sidik saat di komfirmasi media ini Kamis (27/4) di sela-sela hari bakti lapas ke 53 di Kuala Simpang, awalnya membantah ada napi yang hilang.

Namun setelah didesak, akhirnya mengakui namun belum mengetahui secara pasti, “Saya belum tau pasti tapi dari laporan petugas Dedi benar sudah kembali tadi pagi, ” ujar M. Drais Sidik.

Sementara itu Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Aceh Drs. Gunarso Bc. IP, saat di komfirmasi usai acara memperingati hari bakti pas ke 53 di Kuala Simpang mengatakan, dirinya baru tau ada Napi yang dibiarkan keluar dari lapas kelas II A Banda Aceh.

“Kita akan proses siapapun yang terlibat, untuk kasus kaburnya 2 Napi Narkoba Polisi sudah memeriksa 4 orang petugas Lapas, ya kita tunggu hasilnya saja. Saat di tanya ada Napi di Lapas Aceh yang mengendalikan pabrik Sabu di luar Aceh dari dalam lapas, Gunarso tidak menafikan itu,” tuturnya.

“Itu bisa saja terjadi, kita akan periksa orang orang yang terlibat, kita tunggu proses hukum, ” pungkas Gunarso.

Kasus ini akan segera kita bentuk tim khusus untuk melacak kebenaran nya karena Lapas itu sudah sering didengar ada pihak-pihak yang melakukan pelanggaran hukum main mata dengan pihak Lapas agar bisa keluar.

“Tapi Kasus ini tidak kita diamkan segera kita proses siapapun yang terlibat akan kita serahkan kepada pihak berwajib tidak kita pandang bulu siapa pun dia pasti kita proses,” tutupnya mengakhiri. (H a Muthallib )

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed