by

FPII Lampung Akan Kawal Laporan Masyarakat Terkait Dugaan Banyaknya Permasalahan PT TBJ  Sampai ke Ranah Hukum

Bandar Lampung-Pengurus Forum Pers Independent Lampung (FPII) Sekretariat Wilayah Lampung diketuai Aminudin di dampingi Plt Ketua Korwil FPII Pesisir Barat Suroso dan Musfapa di Kantor FPII Lampung Jalan Untung Suropati No 99 Labuhan Ratu Bandar Lampung Minggu (23/2/2020).

Mereka mengatakan kepada media ini, dalam waktu dekat akan membawa dugaan permasalahan PT TBJ di Pekon Kota Jawa, Kecamatan Bengkunat, Kabupaten Pesisir Barat ke ranah hukum.

Hal ini dilakukan FPII, karena mendapat dukungan penuh masyarakat sekitar perusahaan sebab perusahaan PT TBJ, dianggap sudah sangat meresahkan dan diduga kuat menimbulkan kerugian Negara.

Perusahaan yang bergerak di bidang tambak Udang tersebut, mereka duga telah melakukan berbagai aktifitas yang sangat merugikan masyarakat dengan melakukan kegiatan di luar ijin sebagai perusahaan tambak Udang.

Kata Aminudin, aktifitas yang di pandang meresahkan dan merugikan
masyarakat sekitar dan merugikan Negara antara lain kegiatan tambak Udang PT TBJ sudah merusak ekosistem laut dibuktikan dengan rusaknya terumbu karang sekitar tambak dengan melakukan pengerukan laut.

Selain itu, perusahaan ini juga sudah melakukan berapa aktifitas di luar ijinnya sebagai tambak Udang dengan melakukan kegiatan seperti penanaman pohon dan menguasai Hutan Produksi Terbatas (HPT), melakukan usaha peternakan Sapi serta diduga telah melakukan penguasaan lahan milik masyarakat diduga tanpa ijin atau tanpa legalitas yang jelas.

Ada sekitar 170 hektar tanah Hutan Tanaman Rakyat (HTR) di daerah Pekon Suka Negeri, Kecamatan Bengkunat dikuasai perusahaan ini diduga kuat tidak mengantongi ijin dari Pemerintah.

Oleh karena berbagai persoalan tersebut FPII merasa terpanggil untuk membantu masyarakat yang merasa dirugikan oleh PT TBJ tersebut.

Menurut Aminudin dalan waktu dekat akan berkoordinasi dengan masyarakat dan tokoh setempat serta akan mengumpulkan keterangan serta bukti- bukti pendukung untuk membawa perusahaan ini ke ranah hukum.

“Ada dua hal yang akan kita lakukan untuk meyikapi persoalan PT TBJ ini, yang pertama kita akan melaporkan ke pihak penegak hukum di Provinsi Lampung,” katanya.

Selain itu kita akan melakukan demo dan aksi di Kejaksaan Tinggi Lampung dan Polda Lampung, guna mendesak aparat hukum melakukan penyelidikan dan menangkap pihak perusahaan dan pihak- pihak lain yang terlibat,” imbuhnya.

(HT)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed