by

KALAPAS II A BANDA ACEH, BANTAH NAPI BERKELIARAN DI LUAR

BANDA ACEH-Menelisik peredaran narkoba di provinsi Aceh yang di lakoni oleh orang orang yang masih berstatus narapidana lembaga pemasyarakatan di bumi serambi mekkah tidak ada habis habisnya.
Isu napi yang di biarkan berkeliaran di luar lapas hingga penangkapan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh Minggu lalu juga menjadi pembicaraan hangat di kalangan pejabat KANWIL Kumham
Aceh dan dan kalangan Lapas.
Banyak napi diluar tidak lepas adanya permainan oknum dilapas dengan para napi ingin menghirup udara seger di aceh dengan menyuap pihak terkait di Lapas.
Tidak sedikit napi berkeliaran diluar selama ini sepertinya ada permainan pihak oknum dilepas dan tidak sedikit setoran kepeda oknum tertentu sehingga napi berkeliaran di luar hampir puluhan napi yang terlibat narkotika selama ini berkeliaran diluar dan kembali usaha jaringan narkotika di Aceh.
Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) kelas II A Banda Aceh M. Drais Sidik saat di temui media ini Senin  pagi ( 15/05/2017) di ruang kerjanya membenarkan ada napi dari lapas yang di pimpinnya di amankan pihak BNN Aceh pekan lalu.
“Drais, mengungkapkan dirinya tidak pernah memberi ijin terhadap napi itu, saya tidak pernah memberi ijin keluar, berarti ada petugas saya yang bermain dengan bandar narkoba, yang pasti saya tidak tau dan tidak pernah memberi ijin, apa lagi kalau di sebutkan saya ada menerima uang Rp 10 Juta setiap bulan dari napi tersebut, itu tidak benar, ” ujarnya.
“Saya merasa di tumbalkan dengan isu isu selama ini, “saya akui memang ada pegawai saya yang bermain dengan pihak napi, sehingga saya yang jadi tumbal dalam kasus ini, ” sebut Drais.
“Selaku pimpinan saya harus bertanggung jawab dan saya sudah siap menerima resiko apapun, kalau kita berniat baik memang banyak orang yang tidak senang, termasuk ada oknum pegawai yang ikut terlibat dan tidak senang dengan saya, “sehingga saya di korbankan, ” tambah Drais lagi.
Ketika di tanyak menerima upeti Kalapas banda aceh ini membantah keras. ” Kalau dirinya tidak pernah menerima apapun dari napi,” ujar drais menutup keterangan nya. ( H a Muthallib )

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed