by

KEMENKUMHAM DIMINTA COPOT OKNUM KARUTAN DI ACEH SIGLI

ACEH SIGLI-Belum hilang dari ingatan tentang raibnya napi narkoba atas nama MZ pindahan dari luar aceh ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) kelas II B Sigli, kini di kabarkan dua napi lainnya juga tidak berada di dalam.
Kedua narapidana masing masing Emi Suhemi kasus Narkoba dan Salidin kasus Alkes Kota Lhokseumawe pindahan dari Lembaga Pemasyarakatan Bireun tidak berada dalam rutan kls II B Sigli.
Menurut informasi yang sangat layak di percaya media ini Selasa (16/5) kedua napi tersebut tidak pernah ada didalam semenjak pindah dari lapas Bireun.
Wartwan media ini selama sepakan ini melakukan infestigasi selama sepekan ini medapatkan kabar banyak napi yang pindah baik dari luar aceh maupun dari dalam provinsi aceh tetapi tidak masuk rutan kls II B Sigli.
Informasi yang di dapatkan media ini di Sigli sepekan ini menyebutkan napi pindahan dari luar aceh dan dari  Lapas /rutan di aceh ke Sigli ada yang ditemukan di Warung kopi baik di Sigli maupun beberapa tempat lainnya di luar kota Sigli sebut salah seorang sumber di Sigli.
Sumber resmi yang berhasil di dihimpun media ini juga menyebutkan ada napi yang jumpa dengan penegak hukum di Warung Kupi di Sigli ini sangat luar biasa bayaran nya kepada KA rutan ujar salah seorang penegak hukum di banda aceh Selasa ( 16/5).
Kita mintak kepada semua pihak dan kepad pihak menkumham dijakarta dan kumham aceh agar segera copot Irfan yang sudah membiarkan napi di luar seharusnya napi di rutan klas II B Sigli.
Mantan KA rutan bireun ini sudah menyalahi SOP tentang rutan dan pihak pihak terkait lain H sebaiknya segera turun kan tim ke rutan kls II B Sigli untuk melakukan sidak dan mengecek kebenaran nya terhadap berita ini apakah benar atau Hoax ujar sumber resmi di Banda Aceh.
Beredar kabar di sejumlah pejabat Lapas dan rutan Irfan sudah menerima upeti dari sejumlah napi sehingga napi kelas kakap kasus narkotika dan kasus koruspis melenggang di luar tahanan selama ini yang paling banyak adalah napi pindahan di rutan BIREN tidak masuk ke rutan kls II Sigli.
“Para pejabat kumham Jakarta dan kumham aceh Agar dapat memeriksa kedua rutan ini baik rutan bireun maupun rutan Sigli tentang napi yang pindah dari bireun apakah ada masuk kedalam buk registrasi napi yang pindah ke rutan Sigli atau atau tidak,”  ujar sumber di Rutan bireun Selasa (16/5).
Sementara Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) kelas II B Sigli Aceh, Irfan Riandi SH saat di hubungi media ini Selasa 16 Mei 2017 melalui henponnya belum ada tanggapan.
Hingga berita ini tayang di meja redaksi belum ada komfirmasi resmi dari pihak Karutan, begitu juga saat di ajak ketemu, “Irfan Riandi” selalu berjanji manis namun tidak pernah mau di temui.
Banyak pihak menagih janji  Kanwil kumham Aceh Gunarso yang katanya akan segera menindak Kalapas dan KA rutan yang main mata dengan napi selama ini.
Pihaknya akan menindak Kalapas dan KA rutan akan memberuk tim untuk melakukan pemeriksaan baik ke Lapas maupun rutan di aceh begitu diucapkan Gunarso kepada sejumlah wartawan di Kuala simpang saat menghadiri HUT Lapas Kamis Pekan lalu.
“Saya tidak pandang bulu siapapun yang main main atau mengeluarkan napi atau membiarkan napi di luar akan kota tindak,” ujar Gunarso kepada sejumlah wartawan.( H a Muthallib ).

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed