by

Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai Terapkan Kebijakan Locksteril

MOROTAI- Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai, telah menerapkan kebijakan locksteril. Hal itu dilakukan guna melindungi warganya dari penyebaran virus corona Covid-19 masuk di wilayahnya.

Locksteril dimaksud, melindungi wilayah dari daerah yang telah terinfeksi virus corona, dengan memperketat akses masuk dan keluar (bandara dan pelabuhan laut red) untuk mencegah penyebaran virus corona yang lebih luas.

Locksteril juga diikuti dengan larangan mengadakan acara yang melibatkan banyak orang, penutupan sekolah, penyemorotan disinfektan serentak dan karantina warga yang baru tiba dari luar daerah. Dengan begitu, terjadi pencegahan risiko penularan virus corona pada masyarakat karena terputusnya matarantai.

“Saat ini, Satgas Penanggulangan Penularan Inveksi Corona Virus Disease 19 (Covid-19) meningkatkan protokuler dengan sejumlah prosedur yang wajib dijalani bagi warga yang baru kembali dari daerah terpapar Virus Corona,” Papar ketua harian Satgas Covid-19 Pulau Morotai, Wilhelmus Sahuleka, Kamis 26 Maret 2020.

Ia tegaskan sterilisasi yang dilakukan Satgas Covid-19 diseluruh pintu masuk bagi setiap penumpang adalah penyemprotan cairan disinfektan, scaner suhu tubuh dan karantina.

Selain itu, Satgas mengurangi operasional Kapal dan Penyebrangan Feri dari dan ke Morotai melau surat pemberitahuan tertanggal (25/3/2020) Nomor 08/satgas-covid19/2020.

Disebutkan Welhelmus KMP. Maming hanya melayani dua kali seminggu; Kapal Motor (KM) Ratu Maria dan KM Geovani dengan rute Ternate-Daruba PP hanya melayani satu kali seminggu.

Sementara Speed Boat dengan rute Tobelo-Morotai diperbolehkan beroperasi setiap hari, dengan catatan maksimal hanya lima Speed Boat yang melayani arah tujuan Daruba.

(oje)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed