by

Sabang Merauke Institute: Selamatkan TKI terkena Lockdown demi Marwah Bangsa

Jakarta- Para TKI kita atau Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Luar Negri, seperti Hong Kong, Malaysia dan Taiwan, perlu mendapat perhatian dari pemerintah kita. Sejak ada lockdown di negara negara penempatan, nasib mereka di sana hampir sama dengan para pekerja harian dan informal yang ada di Jakarta.

Menurut Direktur Sabang Merauke Institute (SMI) Abdullah Rasyid pemerintah harus segera bertindak untuk membantu TKI/PMI dan keluarganya. Apalagi nasib mereka sudah terkait dengan Marwah atau Kehormatan bangsa.

“Kepedulian terhadap para TKI kita ini berdampak pada marwah bangsa, jangan sampai saudara-saudara kita mati kelaparan di rantau orang. Apa kata dunia. Kita harap anggota DPR dapil LN untuk juga bergerak memberi bantuan,” ujar fungsionaris DPP Partai Demokrat ini.

Rasyid menambahkan, banyak PMI di negara penempatan seperti Malaysia yang tidak memiliki permit, bahkan bahkan tidak lagi memegang pasport.

“Pemerintah Indonesia melalui perwakilan kita, baik Kedutaan maupun Konsulat harus segera membantu, memulangkan dan karantina, atau setidaknya memberi bantuan bahan makanan,” ujar dia

Kegiatan ini bisa dilakukan dengan kerjasama berbagai stake holders yang ada. Baik pemerintah via kedutaan, juga BNP2TKI (BP2MI) yang memiliki perwakilan di LN serta melibatkan perusahaan jasa penyalur tenaga kerja.

“Kasihan para TKI kita, jika tidak ada Gerakan menyelamatkan mereka, mungkin bukan cuma virus Corona yang membunuh saudara-saudara kita ini, tapi juga virus kelaparan,” pungkas Rasyid.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed