by

DIDUGA KAKANWIL KUMHAM ACEH MEMBIARKAN USAHA SS DI LAPAS

 
BIRUEN ACEH-Banyak pihak menduga Kakanwil dan Kadivpas juga pejabat terkait Kumham Aceh membiarkan peredaran narkoba di Lapas dan rutan di Aceh, termasuk banyak napi diduga terlibat narkotika berada di luar, karena permainan oknum kepala Lapas dan rutan menerima upeti dari cukong narkotika selama ini.
Sejumlah sumber yang berhasil dihimpun media selama sepekan terakhir begitu sidak ke Lapas atau rutan pihak pejabat Kumham menemukan adanya napi yang kurang dalam tahanan, seharusnya napi itu dalam sel tahanan bukan di Luar tahanan sebut sejumlah sumber yang berhasil di himpun media ini.
Selama ini pejabat Kumham Jakarta dan Kumham Aceh sudah mengetahu kalau napi narkotika itu banyak berkeliaran di luar tapi seperti tidak ada kuasa untuk menindak oknum yang terlibat di Lapas. “Karena para pejabat Lapas di Aceh, diduga dikondisikan pejabat Kumham Pusat,”‘sebut sebuah sumber kepada media.
Seperti  Selasa 6 Juni lalu, puluhan tim penyidik Polres bireun berhasil menangkap adanya oknum pegawai terlibat narkotika di Lapas Bireun sampai sekarang masih diminta keterangannya.
Sebuah sumber media ini Rabu  7 Juni 2017 sekitar pukul 23.50 Wib bertempat di Lapas Kabupaten Bireuen, telah dilakukan penangkapan Unit Opsnal Sat Narkoba terhadap salah satu pegawai Sipir Lapas Kabupaten Biruen atas nama Taufik Hidayat bin M Yani  (29) PNS Desa Ilie Kecamatqn Ulee Kareng Kota Banda Aceh.
Juga di dapatkan Adapun BB yang berhasil diamankan pd penangkapan tsb antara lain 1 sak paket kecil Narkoba jenis Sabu seberat 5 gram 1 pucuk Pistol jenis Gas Air mata Inventaris LP 1 Unit HP jenis Nokia 1 Buah Dompet warna Coklat.
“Selanjutnya sekitar pukul 00.30 WIB dilakukan pengembangan serta pengledahan kedalam Lapas Kabupaten Bireuen guna mencari Narkoba yang diinformasikan dipasok ke Lapas tersebut serta mencari para Napi yang terlibat dalam sindikat jaringan pengedar Narkoba tersebut adapun para Napi beserta BB yang berhasil diamankan tim penyidik,” sebut sebuah sumber yang berhasil dihimpun media ini tadi malam.
Hasil pengembangan  anatara lain, Amron Joni bin alm   Tarmizi (34) Dagang Desa Cot Grundong, Taufik bin alm Baktiar  (24), Desa Blang Dalam,  Alimuddin bin Alm Yusuf  (42)  Sopir Desa Alue Awe Kecamatan Muara Dua Kabupaten Aceh Utara, Zulfikat Bin Abdullah (30), Desa Cot Tarum Baroh Kecamatan Teumpa Kabupaten Bireuen
BB yang didapat 0,27 gram Sabu.
Kemudian, Sabri bin alm Ahmadas (48),  Desa Blang Keude Kecamatan Gandapura Kabupaten Bireuen.
Sebuah sumber resmi juga menyebutkan dalam pengledahan terhadap Lapas juga melibatkan Personil Opnal Sat Intelkam, Sat Reskrim Polres Bireuen, dibantu Personil BKO Brimob Polda Sumut serta Personil Intel Kodim 0111 Bireuen, Adapun BB yang telah berhasil disita dalam Lapas Kabupaten Bireuen masih dalam penghitungan dan Identifikasi   Sat Narkoba Polres Bireuen. Selama giat pengledahan berlangsung aman dan terkendali.
Pernyataan Kakanwil Kumham Gunarso yang mengatakan dihadapkan puluhan wartawan pada saat HUT Lapas ke 53 dinilai hanya libstik belaka.
Kakanwil Kumham Aceh Gunarso di Halaman rutan Kuala simpang kepada wartawan mengatakan akan menindak tegas oknum Kalapas dan KA Rutan di Aceh yang bandel dan main-main dalam tugas.
Ternyata pernytaan itu hanya moplace saja tidak ada tindakan apa-apa kepada oknum Karutan dan Kalapas yang membiarkan napi cukong sabu-sabu berkeliaran di luar Lapas sepeprti kakaanwil juga ikut bermain dalam kasus membiarkan para cukong sabu berkeliaran di luar.
Ada beberapa oknum cukong Sabu sabu berkeliaran di luar sampai sampai tim BNN juga ikut menangkap cukong sabu berkeliaran di luar setelah melakukan setoran kepada oknum di Lapas.
Sebuah sumber juga menyebutkan masih banyak para cukong sabu berkeliaran di luar namun pihak pejabat di Kakanwil.
Kumham Aceh membiarkan saja di luar. “Kalaupun ada sidak ke Lapas dan rutan hanya pura pura saja tidak berani melalukan tindakannya ,” sebut sebuah sumber kepada media ini.
Sampai berita ini tayangkan belum ada keterangan resmi baik dari KA Lapas Bireun Kumham Provinsi Aceh dan pihak Polres kabupaten Bireun, media ini terus mencoba melakukan komfirmasi dalam kasus ini. (hai )

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed