by

Tambahan 6 Pasien Positif Covid-19 di Pulau Morotai, 1 Anak Umur 8 Tahun

MOROTAI- Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Maluku Utara Melalui Juru bicaranya dr Alwia Assagaf sebagai mana diberitakan sejumlah media telah merilis data sebaran Covid-19 di Maluku Utara terjadi penambahan di Beberapa Kabupaten Kota. Pada Selasa (2/5/2020).

Tetapi penambahan kali ini, terjadi peningkatan tajam di Kabupaten Pulau Morotai, dimana sebelumnya hanya 8 kasus, kini bertambah 6 menjadi 14 kasus Positif terpapar Coronavirus (Covid-19)

dr Alwia menyebutkan berdasarkan hasil swab dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) yang dilakukan BTKL-PP Manado, menetapkan 6 orang dari Pulau Morotai positif terpapar Covid-19.

Diantaranya adalah kode pasien 162 berinisial Ny. RS (28) berasal dari Desa Pandanga, Morotai Selatan. Pasien 163 berinisial Ny. AS (23) berdomisili di Desa Juanga, Morotai Selatan. Pasien 164 berinisial Ny. RM (21) berasal dari Desa Sambiki Tua, Morotai Timur.

Kemudian, Pasien 165 berinisial Tn. PW (30) asal Desa Wayabula, Morotai Selatan Barat. Pasien 166 berinisial SA (8 tahun), jenis kelamin perempuan, berasal dari Desa Pandanga dan pasien 167 yang berinisial Tn. AB (26) berasal dari Desa Gorua, Morotai Utara.

Untuk memastikan akuratnya informasi data positif Covid-19 yang disampaikan Jubir Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Maluku Utara, dr Alwia Assagaf, wartawan mengkonfirmasi Juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Pulau Morotai dr Tony Sambas, melalui telepon seluler pada Rabu (3/6/2020) sore.

Ia mengakui data yang disampaikan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Maluku Utara, terkait penambahan jumlah positif Covid-19 di Pulau Morotai dengan inisial dan alamat Desa masing masing adalah benar.

“Iya benar, data yang disampaikan Juru bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Maluku Utara dr Alwia Assagaf, benar adanya dan sesuai dengan data yang Satgas Covid-19 Pulau Morotai kantongi,” ungkapnya.

Hanya, tegas dr Tony, seluruh pasien positif Covid-19 di Pulau Morotai adalah pelaku perjalanan yang dijaring melalui karantina sehat dan belum sempat berbaur dengan masyarakat di Desa mereka masing masing. Sehingga, kondisi saat ini tidak membahayakan karena belum terjadi transmisi lokal.

Namun, ia berharap masyarakat tidak usah panik, hanya masyarakat harus lebih mawas diri dengan meningkatkan kebersihan lingkungan, rajin cuci tangan pake sabun di air mengalir, selalu pake masker saat keluar rumah, menjaga jarak dengan hindari kontak fisik langsung, makan yang bergizi, minum air putih yang banyak, minum vitamin, rajin berolahraga dan istirahat yang cukup, agar imunitas tubuh kita baik dan kita terhindar dari penyakit Covid-19.(Oje)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed